Periksa Data Bansos di Kota Semarang, Kemensos Minta Mitra Penyalur untuk Segera Mendistribusikan

- Minggu, 5 September 2021 | 23:55 WIB
Menteri Sosial RI (Mensos), Tri Rismaharini bersama anggota DPR RI Fraksi PKS Komisi VIII, Bukhori melakukan kunjungan kerja di Kota Semarang (kemensos/dok)
Menteri Sosial RI (Mensos), Tri Rismaharini bersama anggota DPR RI Fraksi PKS Komisi VIII, Bukhori melakukan kunjungan kerja di Kota Semarang (kemensos/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menteri Sosial RI (Mensos), Tri Rismaharini bersama anggota DPR RI Fraksi PKS Komisi VIII, Bukhori melakukan kunjungan kerja di Kota Semarang untuk melakukan pemeriksaan data penyaluran bantuan sosial. 

Mensos melihat bahwa angka penyaluran di Kota Semarang untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum transaksi masih cukup tinggi.

Atas kondisi tersebut Mensos menghimbau mitra penyalur untuk segera mendistribusikan bansos kepada KPM agar mereka bisa memanfaatkan bantuan, terlebih saat pandemi seperti ini.

Seperti kunjungannya di beberapa kabupaten/kota sebelumnya, beliau meminta penyaluran bantuan sosial di Kota Semarang dalam minggu ini harus sudah selesai.

"Berat memang tapi harus diselesaikan, karena angkanya (bansos yang belum tersalur) cukup tinggi," ucapnya.

Baca Juga: Iwan Fals, Kenangan di Balik Kemegahan Konser Kantata Taqwa

Dalam pemeriksaan data penyaluran Program Sembako di Kota Semarang misalnya, masih ada sekitar 4.595 KPM dari 30.208 penerima bansos  yang belum transaksi sampai dengan akhir Agustus 2021 ini.

Serupa dengan Program Sembako, Bantuan Sosial Tunai (BST) masih tersisa 5.856 KPM yang belum menerima atau sekitar Rp1,7 milyar bansos yang belom disalurkan oleh PT. Pos Indonesia untuk KPM.

Mensos mengingatkan bahwa bantuan diberikan langsung kepada penerima jadi tidak melalui perangkat desa.

"Saya minta Bapak (perwakilan PT Pos) untuk door to door, jadi tidak melalui perangkat desa ya pak," kata Mensos.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Sumber: Kemensos

Tags

Terkini

X