Sibat Lempongsari akan Terapkan EWS di Lokasi Rawan Bencana 

- Minggu, 5 September 2021 | 22:10 WIB
suaramerdeka.com /dokumentasi Sibat Lempongsari.
suaramerdeka.com /dokumentasi Sibat Lempongsari.

SEMARANGsuaramerdeka.com - Relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Palang Merah Indonesia (PMI) akan menerapkan early warning system (EWS) di lokasi rawan bencana. 

Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko yang dialami masyarakat ketika terjadi bencana. 

Koordinator Sibat Lempongsari, Adi Alamsyah menjelaskan Lempongsari merupakan salah satu kawasan perbukitan Kota Semarang yang padat penduduk. 

Baca Juga: Semangatku Keringatku Darahku, Karate Jawa Tengah Menuju Puncak PON XX 2021

Di daerah tersebut juga masih terdapat tebing sepanjang kurang lebih 800 meter yang dikategorikan rawan longsor. Sehingga menurutnya potensi bencana harus dideteksi sejak dini. 

"Kita rencanakan membuat EWS di daerah rawan bencana sesuai yang diajarkan dalam pelatihan," kata Koordinator Sibat Lempongsari, Adi Alamsyah.

PMI Kota Semarang melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di daerahnya, Kelurahan Lempongsari Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, Minggu, 5 September 2021. 

Baca Juga: FKPPI Jateng Aktif Bantu Masyarakat Selama Pandemi

Sekretaris PMI Kota Semarang H Surachman mengapresiasi rencana penerapan warning system (EWS) di lokasi rawan bencana tersebut. 

Bahkan, ia berharap stakeholder terkait bisa memberikan perhatian yang lebih kepada Sibat agar lebih mengakar di masyarakat.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Michael Dijagokan Pimpin Hippindo Jateng

Rabu, 8 Februari 2023 | 18:26 WIB

Camat Gajahmungkur Siap Fasilitasi Kegiatan Badko LPQ

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:28 WIB

Lontong Cap Go Meh Simbol Pembauran dan Kerukunan

Senin, 6 Februari 2023 | 18:23 WIB
X