PKS Dorong Pemkot Semarang Kembangkan Urban Farming di Hari Tani Nasional

Red
- Selasa, 24 September 2019 | 16:08 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS)Kota Semarang berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai mengembangkan konsep pertanian perkotaan atau urban farming.

Ketua DPD PKS Kota Semarang, Suharsono dalam keterangannya, Selasa (24/9/2019) di Kota Semarang mengatakan gagasan pengembangan urban farming tersebut muncul dari sjeumlah persoalan pertanian di Kota Semarang.

Sejumlah permasalahan, kata Suharsono, masih dihadapi para petani di Kota Semarang saat ini, diantaranya semakin sempitnya lahan untuk pertanian.

Data terbaru, kata Suharsono, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 14 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) luas kawasan pertanian tanaman pangan 3.056 hektare. Dan kemudian dalam perubahan RTRW tahun 2019 luasannya turun menjadi 2.893 hektare.

Atas data itu, Harsono mengatakan realitasnya kebutuhan lahan untuk hunian di Kota Semarang memberi konsekuensi kawasan pertanian tanaman pangan berkurang cukup banyak.

“Dari tahun 2011 yang telah ditetapkan dalam RTRW 3.056 hektare sekarang menjadi sekitar 2.800 hektare saja,”kata pria yang juga Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Semarang itu.

Adapun kawasan pertanian tanaman pangan di Kota Semarang tersebar ke-7 kecamatan, yang meliputi kecamatan Ngaliyan, Kecamatan Tugu, Kecamatan Mijen, Kecamatan Gunungpati, Kecamatan Tembalang, Kecamatan Genuk dan Kecamatan Pedurungan

Sehingga, kata dia, meskipun Kota Semarang adalah kota metropolitan yang memiliki kecenderungan kota yang lebih memprioritaskan perdagangan jasa, dia berharap Pemkot  tidak menihilkan kawasan pertanian taman pangan.

“Keterbatasan lahan pertanian ini berharap justru menuntut Pemkot agar lebih kreatif dan inovatif mengembangakan pertanian perkotaan atau urban farming, sehingga memberi semangat kepada seluruh warga untuk memanfaatkan pekarangan untuk bisa ditanami sayur-sayuran ataupun tanaman pangan,”papar dia.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X