Penataan Masjid Tua Semarang, Wujud Gotong Royong untuk Kepentingan Rakyat

- Kamis, 2 September 2021 | 19:19 WIB
Groundbreaking penataan Masjid Baiturrahman Semarang. (suaramerdeka.com / dok)
Groundbreaking penataan Masjid Baiturrahman Semarang. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Semarang memiliki sejarah panjang penyebaran agama Islam di tanah Jawa. 

Banyak masjid tua yang menjadi saksi penyebaran Islam sehingga nilai historisnya harus dirawat dan dipelihara sebaik-baiknya.

Salah satunya adalah Masjid Baiturrahman yang berdiri sejak 1974.

Wacana penataan Masjid Baiturrahman yang menjadi sentra ikonik Semarang diharapkan dapat meningkatkan semangat ibadah dan mengembalikan wujud bangunan aslinya sesuai kaidah cagar budaya.

Baca Juga: Bersihkan Bantaran Sungai, Fakultas Pertanian UGM Sebar Benih Ikan di Kali Kuning

Hal ini disampaikan anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dapil Jawa Tengah I, Mochamad Herviano Widyatama atau yang biasa dikenal dengan Mas Vino.

Menurutnya, penataan bangunan Masjid Baiturrahman harus membuat jamaah nyaman dan menjadi ikon kebanggaan warga Semarang.

“Iya (penataannya) harus sesuai dengan NSPK bangunan gedung dan kaidah penataan cagar budaya."

"Kalau bagus, kenyamanan ibadah meningkat dan masjid ini akan menjadi kebanggaan warga muslim Semarang,” ujar Vino, Kamis, (2/9/2021).

Baca Juga: Hindari Berkerumun Saat di Sekolah, Siswa SDN Pekunden Masuk Kelas Berbaris dan Dijeda Waktu

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

34 Pohon di Semarang Tumbang Akibat Cuaca Buruk

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:39 WIB

Langgar Jam Operional, Enam Tempat Karaoke Disegel

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:17 WIB

Ziarah Edukasi, Siswa Observasi Taman Makam Pahlawan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:01 WIB
X