Reksonet BUMDes Reksosari Berkembang Pesat, Ingin Dicontoh Lurah dan Camat Kaliwungu Kudus

- Kamis, 2 September 2021 | 08:48 WIB
 Rombongan kepala desa dan Camat Kaliwungu, Kabupaten Kudus, studi tiru internet desa (Reksonet) milik BUMDes Rekso Mandiri. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)
Rombongan kepala desa dan Camat Kaliwungu, Kabupaten Kudus, studi tiru internet desa (Reksonet) milik BUMDes Rekso Mandiri. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Program internet desa yang didirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ''Rekso Mandiri'', Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, mampu berkembang pesat setelah dibuka bulan lalu.

Internet desa yang dinamakan ''Reksonet'' tersebut telah menyerap pelanggan warga Desa Reksosari lebih dari 100 keluarga.

Ditargetkan Reksonet mampu menyerap ribuan pelanggan keluarga di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Di tengah pandemi Covid-19, ketika kebutuhan internet bagi pembelajaran daring sangat tinggi di wilayah pinggiran, maka internet desa menjadi solusinya.

Baca Juga: Pakar: Sel Punca Ciptaan Tuhan yang Cerdas dan Homing

''Program internet desa ini sangat murah karena hanya dengan Rp 100 ribu/bulan warga bisa mengakses internet secara bebas (unlimited) dengan kekuatan 5 mbps (megabits per second). Ini merupakan produk unggulan desa yang diharapkan dapat berkembang pesat,'' kata Kepala Desa Reksosari Drs Agus Muhajir Tontowi, saat menerima kunjungan Camat Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Satria Agus, dan para kepala desanya, Rabu (1/9).

Sejumlah kepala desa di Kecamatan Kaliwungu Kudus tersebut, berniat mengembangkan program yang sama, yakni internet desa berbiaya murah.

Lebih lanjut Agus Muhajir Tontowi mengungkapkan, Reksonet merupakan produk unggulan BUMDes Rekso Mandiri.

Produk layanan BUMDes lainnya adalah jasa pembayaran pajak (PBB), pajak kendaraan bermotor, pembayaran listrik, dan lainnya.

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas APIP, Mendagri: Penguatan Jadi Penting dari Kualitas Personelnya

Lalu ada pula jasa sewa mesin molen (pengaduk semen) dan sewa tenda.

''Namun saat ini pendapatan terbesar dan akan terus dikembangkan adalah layanan internet desa Reksonet. Dari layanan jasa tersebut dapat membayar karyawan BUMDes dan dikembalikan untuk kegiatan masyarakat,'' jelas Agus.

Direktur BUMDes Rekso Mandiri, Wafiqoh Tutitisnasari menambahkan, layanan-layanan BUMDes akan terus dikembangkan agar mampu meningkatkan pendapatan desa.

Menurutnya, banyak layanan yang bisa dikelola BUMDes di Desa Reksosari. Namun untuk sementara pihaknya fokus pada pengembangan bisnis yang sudah ada.

Baca Juga: God Bless, Eet Sjahranie, Bikin Musik Terdengar Fresh

Setelah berkembang, baru akan melaksanakan inovasi dan pengembangan usaha lainnya.

Camat Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Satria Agus, mengungkapkan, saat mendengar keberhasilan pengelolaan internet desa di Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pihaknya ingin mencontohnya.

Terlebih internet desa itu dikembangkan oleh BUMDes.

Diakuinya tidak semua desa di Kecamatan Kaliwungu Kudus ada BUMDes, namun dengan adanya internet desa yang dikelola BUMDes, menjadi ketertarikan Kecamatan Kaliwungu untuk menerapkan program yang sama.

Adapun pengelolaan internet desa bekerja sama dengan PT Kifo dan PT PLN. Direktur PT Kifo Andrian menjelaskan, program internet desa sudah diterapkan di beberapa daerah.

Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, kebutuhan internet sangat tinggi.

Program intenet murah bagi warga desa sangat membantu masyarakat, terutama anak sekolah yang melaksanakan pembelajaran daring.

Halaman:
1
2
3

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aktivitas Gempa Swarm Kembali Guncang Ambarawa

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:34 WIB

BPN Serahkan 645 Sertifikat Aset Pemkab Semarang

Jumat, 14 Januari 2022 | 09:45 WIB

Misa Natal 2021, Seluruh Gereja Sudah Disterilkan

Jumat, 24 Desember 2021 | 20:00 WIB

170 Pesepeda Ikuti Heritage Tour de Java

Selasa, 21 Desember 2021 | 16:25 WIB
X