Kerapu Upayakan Kolaborasi Antar Start Up Kemaritiman 

- Sabtu, 31 Agustus 2019 | 17:23 WIB
Ketua DPP Kerapu Abdul Kadir Karding dalam Ngopi Bahas Maritim (Ngobam) di Antara Kata Jalan A Yani Semarang, Jumat (30/8). (Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur)
Ketua DPP Kerapu Abdul Kadir Karding dalam Ngopi Bahas Maritim (Ngobam) di Antara Kata Jalan A Yani Semarang, Jumat (30/8). (Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Cita-cita menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, perlu ditunjang oleh berbagai potensi dari masyarakat. Satu di antaranya mengandeng upaya digitalisasi dan start up yang sudah dikembangkan oleh beberapa anak muda Indonesia.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Keluarga Alumni Perikanan Undip (Kerapu) Abdul Kadir Karding menyatakan, melihat pemetaan wilayah dan penduduk Indonesia maka hampir 70 persen mukim di daerah pesisir dan rata-rata mereka ada di bawah garis kesejahteraan.

“Pendidikannya rendah, ketrampilan terbatas, kesejahteraannya kurang. Harus ada terobosan khusus untuk mengembangkan dan melakukan pemberdayaan daerah pesisir,” kata Karding saat Ngobam (Ngopi Bahas Maritim) “Peran Serta Start Up Menyongsong Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia, Mampukah?” di Antara Kata Jalan A Yani Semarang, Jumat (30/8) kemarin.

Kemajuan dan berkembangnya teknologi, pada revolusi industri 4.0 ini merubah secara dasyat, jaringan, perilaku, teknologi dan data yang semakin terintegrasi. Perubahan ini merupakan sebuah peluang, sekaligus tantangan. Tantangannya penggunaan tenaga manusia semakin berkurang sedangkan peluangnya akan tercipta inovasi sekaligus kreatifitas baru

“Ternyata sudah banyak anak-anak muda yang mempunyai kemampuan membangun platform dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Beberapa di antaranya Indofishery, Indonesia Tour & Guide dan masih banyak lainnya,” tambahnya.

Potensi ini didorong sebagai bagian dari pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau. Perlu adanya suatu gerakan yang terencana dari anak-anak muda ini dan bekerja sama dengan pemerintah, agar penemuan-penemuan inovasi tersbeut menjadi lebih baik karena akan didukung oleh regulasi dari pemerinta

Selain masyarakat, Kerapu di dalamnya juga berperan ikut menciptakan jaringan dan kolaborasi antara mereka sehingga bisa menarik investor untuk mengembangkan. Dengan jaringan yang dibangun sambung Karding, akan tercipta jaringan yang sangat luas sehingga jika ada kebutuhan-kebituhan yang tidak bisa dipenuhi sendiri maka akan dikerja samakan.

“Sebenarnya yang dibutuhkan ada dua, sistem dan lingkungan sehingga kesejahteraan masyarakat pesisir dapat tercapai. Kami mendorong mereka kumpul bareng, tercipta kebersamaan,” tuturnya.

Satu ciri globaliasi dan revolusi industri 4.0 adalah kecepatannya yang luar biasa dan ketidakmenentuannya maka perlu bergandengan tangan antara stakeholder yaitu, pemerintah, pelaku bisnis dan pelaku start up.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X