Jateng Akan Miliki Bumi Perkemahan Terintegrasi dan Ramah Lingkungan

- Selasa, 13 Agustus 2019 | 22:35 WIB
Ketua Kwarda Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo melakukan Ground Breaking peletakan batu pertama pembangunan Kawasan Pusat Perkemahan Pramuka Candra Birawa, Selasa(13/08) siang. (suaramerdeka.com/dok)
Ketua Kwarda Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo melakukan Ground Breaking peletakan batu pertama pembangunan Kawasan Pusat Perkemahan Pramuka Candra Birawa, Selasa(13/08) siang. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Jawa Tengah bakal memiliki bumi perkemahan dengan konsep terintegrasi dalam berbagai bidang dan ramah lingkungan. Terintegrasi yang dimaksud yakni agar bumi perkemahan ini bisa menjadi pusat pembelajaran bagi anggota pramuka di Jawa Tengah untuk meningkatkan kemampuan kepramukaannya.

Lengkapi bumi perkemahan dengan berbagai macam tanaman, silahkan klik di sini

Ketua Kwarda Jawa Tengah, Siti Atikoh Ganjar Pranowo mengatakan, pusat pembelajaran ini terintegrasi meliputi keterampilan kepramukaan, life skill, dan ilmu pengetahuan. Konsep bangunannya pun disesuaikan dengan dunia kepramukaan, yakni ramah lingkungan.

-
foto: suaramerdeka.com/dok

“Makanya waktu awal saya dilantik menjadi Ka-Kwarda dan kesini bersama Mas Ganjar (Gubernur Ganjar Pranowo), saya bilang bumi perkemahan ini masih bisa dioptimalkan. Kemudian dibahas dan akhirnya dilakukanlah pengembangan dengan pembangunan ini,” ujarnya, pada peletakan batu pertama pembangunan kawasan 2 Pusat Kegiatan Kepramukaan Candra Birawa di Karanggeneng, Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (13/8).

Atikoh mengatakan, dirinya begitu gembira karena menjelang Hari Pramuka, Kwarda Jateng melakukan pembangunan pusat kepramukaan ini. Bumi perkemahan ini akan dibangun dengan konsep terintegrasi yakni memiliki gedung serba guna yang terbuka untuk umum, dan bumi perkemahan khusus untuk melakukan kegiatan kemah di bagian belakang.

“Gedung itu dibangun karena kalau kita mau mengadakan kegiatan yang indoor masih kekurangan tempat,” jelas Atikoh.

Konsep pengembangan bumi perkemahan ini juga melibatkan sejumlah dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk turut berkontribusi. Seperti halnya dengan Dinas Koperasi dan UMKM yang menyediakan pusat bisnis di kawasan itu yang nantinya akan menggandeng masyarakat sekitar.

“Dinas ESDM yang akan memasang panel listrik tenaga surya di sini, dan lainnya mungkin ada pembuatan kolam ikan, penanaman pohon langka, pengelolaan sampah secara benar, ini bisa menjadi pembelajaran bagi anak didik. Sehingga di sini bukan hanya untuk berkemah saja, tapi ada manfaat lebih yang didapat oleh peserta didik,” tambahnya.

Bumi perkemahan ini diharapkan menjadi pusat kegiatan bagi generasi muda dalam rangka mengenal lingkungan, jaga kekompakan, meningkatkan kompetensi. Sehingga diharapkan menjadi bumi perkemahan yang memadai dan representatif.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X