Semarang PPKM Level 2, Perbaiki Angka Tes dan Pelacakan

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 16:58 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyampaikan materi dalam konferensi pers di Balai Kota Semarang, Selasa (31/8). suaramerdeka.com/Diaz A Abidin
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyampaikan materi dalam konferensi pers di Balai Kota Semarang, Selasa (31/8). suaramerdeka.com/Diaz A Abidin

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang harus memperkuat angka tes (testing) dan pelackan (tracing) terhadap kasus Covid-19.

Upaya ini harus dilakukan agar status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turun dari level 2 ke angka satu.

“Indikator agar bisa turun ke level satu ada dua hal. Angka testing dan tracingnya harus sesuai dari pusat. Jadi dari tenaga kesehatan, Camat, Lurah, TNI-Polri bisa lebih memperkuat agi. Mudah-mudahan bisa semakin baik,” jelas Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dalam konferensi pers di Balai Kota Semarang, Selasa, 31 Agustus 2021.

Adapun, pihaknya menyampaikan, Kota Semarang telah turun status menjadi PPKM level 2 dari angka 3.

Baca Juga: Percepat PTM, Jokowi Minta Vaksinasi Pelajar & Santri Digelar Besar-besaran

Kabar itu dikonfirmasi setelah pemerintah pusat menyampaikan status PPKM untuk beberapa daerah di Indonesia.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota, menyampaikan sektor trasportasi bisa berkapasitas 100 persen pada status PPKM level 2. Namun Pemkot Semarang masih memberlakukan kapasitas 75 persen.

“Transportasi bisa 100 persen sebetulnya. Tapi masih kita buat 75 persen dulu. Lalu mal sudah boleh buka, dengan kapasitas 50 persen. Dan batas maksimal pukul 21.00,” jelasnya.

Pada intinya, lanjut Hendi, banyak sektor perekonomian yang sudah boleh buka untuk level PPKM di Semarang saat ini. Dengan catatan protokol kesehatan tetap diperkuat.

Baca Juga: Meninggal dalam Tugas karena Covid, 10 Anggota DPR Digelari Pejuang Konstitusi, Siapa Saja Mereka?

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kauman Kampung Quran Jadi Jejak Syiar Peradaban Islam

Senin, 24 Januari 2022 | 07:45 WIB

Omicron Masuk Jawa Tengah

Sabtu, 22 Januari 2022 | 01:18 WIB
X