Pemenuhan Ruang Terbuka Kota Semarang Hijau baru 15 Persen, Sementara Menurut UU Agraria Harus 30 Persen

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 10:15 WIB
Ruang Terbuka Hijau di kota Semarang. (suaramerdeka.com/Diaz A Abidin)
Ruang Terbuka Hijau di kota Semarang. (suaramerdeka.com/Diaz A Abidin)

Menurut Pipie, Ruang Terbuka Hijau (RTH) menurut Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang adalah area memanjang/jalur dan atau mengelompok.

Di mana penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh tanaman secara alamiah maupun yang sengaja ditanam.

Adanya beberapa area yang sebelumnya termasuk kategori sebagai ruang terbuka hijau (RTH), yang saat ini diubah misalnya berupa sawah dan hutan yang tidak lagi dihitung sebagai ruang terbuka hijau membuat luasan RTH di Kota Semarang menjadi berkurang.

Padahal, sesuai Pasal 29 Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mewajibkan penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah perkotaan sebesar 30 persen dari total luas lahan kota.

Untuk pemenuhan luasan RTH saat ini, Pemkot Semarang, berencana akan membangun beberapa taman kota.

Yaitu Taman Museum Kota Lama/Taman Bubakan dan Taman MT Haryono.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Jebol, Mangkang Wetan Dilanda Banjir

Senin, 17 Januari 2022 | 19:20 WIB

BSI-DMI Siapkan Entrepreneur Berbasis Masjid

Jumat, 14 Januari 2022 | 03:42 WIB

Hotel Dafam Pekalongan Kunjungan di Suara Merdeka

Kamis, 13 Januari 2022 | 22:58 WIB
X