Pemenuhan Ruang Terbuka Kota Semarang Hijau baru 15 Persen, Sementara Menurut UU Agraria Harus 30 Persen

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 10:15 WIB
Ruang Terbuka Hijau di kota Semarang. (suaramerdeka.com/Diaz A Abidin)
Ruang Terbuka Hijau di kota Semarang. (suaramerdeka.com/Diaz A Abidin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang menyebut, pemenuhan ruang terbuka hijau (RTH) di kota ini baru 15 persen.

"Sesuai undang-undang (UU) agraria yang baru lahan RTH harus 30 persen dari total luas lahan kota," terang Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman, Disperkim, Murni Ediati, baru-baru ini.

Luasan 30 persen RTH, lanjut dia, dengan rincian sebesar 20 persen pemenuhan dilakukan oleh Pemerintah Kota.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Berawan, Ada Potensi Diguyur Hujan Berintensitas Ringan

Sementara 10 persen diberikan untuk masyarakat.

Lebih jauh, Pipie, sapaan akrab Murni, dahulu lahan pertanian dan hutan didefinisikan sebagai RTH.

Sekarang dirubah dan sudah tidak termasuk RTH.

Baca Juga: PTM dimulai, Pemprov Jateng Usulkan Aplikasi Skrining Pribadi Siswa

Sehingga luasannya tentu berkurang, karena sawah dan hutan sudah tidak dihitung.

"Karena klasifikasi RTH di undang-undang agraria yang baru tersebut berubah, maka kategori lahan yang sebelumnya termasuk RTH sekarang tidak dihitung lagi sebagai RTH,"terangnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB
X