Lola Amaria Diundang ke Jerman

- Selasa, 1 Mei 2018 | 08:30 WIB
Lola Amaria di Kino in Kunstlerhaus Hannover. (suarmerdeka.com/Dok)
Lola Amaria di Kino in Kunstlerhaus Hannover. (suarmerdeka.com/Dok)

 JAKARTA, suaramerdeka.com - Artis, sutradara dan produser film, Lola Amaria mendapat kehormatan dalam acara Pemutaran Film dan Rangkaian Diskusi Dalam Semangat Kartini, di Hannover Jerman. 
 Lola menjadi salah satu pembicara yang diundang oleh pihak penyelenggara Bildung Und Gesundheit fur Indonesien e.V. Sebuah kembaga non provit yang bergerak di bidang pendidikan masyarakat dan kesehatan untuk Indonesia.
 
 Kegiatan ini didukung KED, BINGO Umweltstiftung Niedersachsen dan Kino in Kunstlerhaus Hannover.  Di hari pertama dalam kunjungannya di Hannover, Jerman, Kamis (26/4) kemarin, bertempat di Kino in Kunstlerhaus Hannover, Lola memutar filmnya yang berjudul “Kisah 3 Titik” dan “Labuan Hati”,  yang memang bercerita tentang tenaga kerja wanita dan juga perempuan di Indonesia. Usai pemutaran film, dilanjutkan dengan diskusi oleh para peserta. 
 
 Di hari kedua, Jumat (27/4), bertempat di Gemeindehaus der Mordstadter Kirrchengemeinde, Lola kembali memutar filmnya dan diskusi oleh peserta dengan moderator Aryani Williems.
 
 “Ini agenda sudah setahun yang lalu direncanakannya. Dan baru sekarang bisa terlaksana. Kehormatan dan kebanggaan dua film saya bisa dihadirkan, ditonton dan kita diskusi tentang perempuan di Indonesia, karena ini berkaitan dengan Hari Kartini,” ucap Lola Amaria yang masih berada di Hannover, Jerman via rilis resminya.
 
 “Dua film saya yang pertama “Kisah 3 Titik” bercerita tentang tenaga kerja wanita di Indonesia. Disitu digambarkan seutuhnya tentang hak-hak pekerja wanita, terutama tentang kesejahtraan, kesehatan dan juga hal-hal lainnya. Sedangkan “Labuan Hati”, disitu menggambarkan kehidupan wanita Indonesia yang sangat kompleks dari berbagai sudut pandang. Bagaimana perempuan Indonesia itu mandiri dan berusaha mengatasi semua persoalannya seorang diri,” terang Lola.
 
 Tujuan acara, menurur Lola, untuk mengekspose sekaligus mendiskusikan realita kehidupan dan perjuangan perempuan di Indonesia. Salah satu bentuk diskusi tersebut, dibungkus dalam bentuk “Woman Circle".
 
 Dalam diskusi itu, menurut Lola, pihaknya menawarkan agar perempuan di Hannover dan sekitarnya bisa saling menguatkan (Woman Empowerment) satu dengan yang lainnya.  
 
 "Saya mencoba untuk share pengalaman sebagai perempuan Indonesia yang berdikari. Lewat kedua film itulah (Kisah 3 Titik dan Labuan Hati), saya tuangnya cerita yang lebih luas tentang perempuan Indonesia berdasarkan versi saya,” jelas Lola.
 
 Hadir juga di acara itu adalah undangan dari Fakultas Mode Design Hochschule Hannover dan Fashon Revolution Week Hannover serta beberapa instansi terkait.
 
 “Ya, semoga tahun depan kembali terlaksana lagi kegiatan seperti ini. Kebetulan, menjelang rilis film terbaru saya berjudul “Lima” pada 31 Mei mendatang, saya juga memberikan informasi tentang ide cerita film terbaru saya itu kepada para peserta yang hadir,” pungkasnya.

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Selamat! Chelsea Islan Resmi Dilamar Sang Kekasih

Rabu, 27 Oktober 2021 | 12:11 WIB

Siap Menikah Lagi, Jessica Iskandar Pamer Kebahagiaan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 22:34 WIB

Tak Sengaja Tewaskan Kru Film, Alec Baldwin Menangis

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:41 WIB
X