Santri Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah Mandi Taubat di Sendang Shirothol Mustaqim Gunungpati

- Minggu, 29 Agustus 2021 | 16:46 WIB
Ritual Mandi Taubat di Bulan Muharram. (suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)
Ritual Mandi Taubat di Bulan Muharram. (suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)

“Kita semua adalah penerus. Ke depan, semoga semuanya menjadi pemimpin yang diridhoi oleh Allah. Menjadi sholeh dan sholehah. Yang putra menjadi kiai besar, yang putri menjadi bu nyai dan pemimpin yang besar. Semoga setelah mandi taubat ini, diangkat derajat setinggi-tingginya,” harap Kiai Said.

Antika, santri putri Life Skill Daarun Najaah, bangga mendapatkan momen langka seperti ini.

“Saya senang dan bangga karena ini momen langka yang bagi saya sangat berkesan. Semoga berkat mandi taubat ini lebih positif ke depannya,” ungkap santri putri asal Kendal tersebut.

Tidak berbeda dengan Rafi’oul Syah, yang merasa bersyukur dapat mengikuti kegiatan untuk pembersihan diri secara lahir dan batin tersebut.

“Alhamdulillah, dengan adanya agenda ini semoga menjadi media untuk membersihkan hati, badan, dan pikiran. Energi-energi positif yang lama terpendam dapat segar kembali,” ujar santri putra asal Nusa Tenggara Timur tersebut.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Pendidikan Reproduksi Sehat Terpadu

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:21 WIB

Cincing-Cincing Meksa Klebus

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:15 WIB

Hubbul Wathon Minal Iman

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:10 WIB

KH Imam Ghozali, Perintis Perguruan Al-Islam

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:01 WIB

Mereduksi Intoleransi, Merangkul Perbedaan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:53 WIB

Apa Alane Gawe Seneng Liyan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:47 WIB

Dakwah Bilhal Kiai Kholil bin Mahalli Benda

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:43 WIB

Mahram pada Perjalanan Perempuan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:36 WIB
X