Pesan Kiai Agus Ramadhan saat Lantik Pengurus Pesantren Durrotu Aswaja Semarang

- Minggu, 8 Agustus 2021 | 14:46 WIB
Pengasuh Ponpes Durrotu Aswaja Semarang Kiai Agus Ramadhan berfoto bersama dengan pengurus baru pondok pesantren di Kampung Banaran, Kelurahan Sekaran, Gunungpati, Semarang, kemarin. (Foto / dokumentasi)
Pengasuh Ponpes Durrotu Aswaja Semarang Kiai Agus Ramadhan berfoto bersama dengan pengurus baru pondok pesantren di Kampung Banaran, Kelurahan Sekaran, Gunungpati, Semarang, kemarin. (Foto / dokumentasi)

Kedua hal itu, yakni memiliki daya tahan seperti emas, dan memiliki sifat seperti filosofi kehidupan lebah.

"Emas semakin digosok maka semakin mengkilap. Semakin dimasukkan dalam temperatur tinggi, maka kualitasnya akan semakin baik. Begitu juga seorang pegurus, Anda harus menjadi seperti emas, semakin digojloki harus semakin mengkilap," terangnya.

Kemudian, seorang santri juga harus seperti lebah yang sangat teliti dalam memakan sesuatu.

Lebah hanya memakan madu dan yang dikeluarkan juga madu. Artinya dari yang dikonsumsi sampai yang dihasilkan merupakan kebaikan.

"Begitu pula seorang pemimpin, seorang santri harus pintar memilih dan memilah sesuatu agar dapat mengeluarkan sesuatu yang baik pula," terangnya.

Karena itu ia meminta agar para pengurus dalam menjalankan amanah harus yakin dari awal dan selalu istikamah dalam kebaikan demi masa depan yang lebih baik.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Pendidikan Reproduksi Sehat Terpadu

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:21 WIB

Cincing-Cincing Meksa Klebus

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:15 WIB

Hubbul Wathon Minal Iman

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:10 WIB

KH Imam Ghozali, Perintis Perguruan Al-Islam

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:01 WIB

Mereduksi Intoleransi, Merangkul Perbedaan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:53 WIB

Apa Alane Gawe Seneng Liyan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:47 WIB

Dakwah Bilhal Kiai Kholil bin Mahalli Benda

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:43 WIB

Mahram pada Perjalanan Perempuan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:36 WIB
X