Passive Income

- Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB
Rektor Universitas Dian Nuswantoro UDINUS, Prof Dr Ir H Edi Noersasongko MSc. (suaramerdeka.com/dok)
Rektor Universitas Dian Nuswantoro UDINUS, Prof Dr Ir H Edi Noersasongko MSc. (suaramerdeka.com/dok)

PASSIVE Income adalah bentuk penghasilan yang tidak didapatkan secara langsung. Oleh karena itu, seseorang yang mendapat passive income tidak perlu berperan aktif untuk mendapatkan penghasilan dari passive income.

Deposito yang kita miliki, tetap berbunga walaupun kita tidak melakukan kegiatan apa-apa. Ayam-ayam yang diperlihara oleh pembantu, tetap akan bertelur walaupun tidak kita tunggui secara langsung.

Rumah kost disekitar kampus, juga tetap akan menghasilkan dana segar walau tidak kita tangani secarac langsung.

Intinya, untuk mendapatkan penghasilan dari pasive income adalah, kita harus mempunyai sebuah sistem yang bisa digunakan untuk menghasilkan uang dan mempunyai karyawan yang bisa digunakan untuk mengelola sistem tersebut.

Sebagai contoh, yang dimaksud dengan sistem ternak ayam adalah, bagaimana caranya agar ayam-ayam kita miliki bisa dipelihara dan dikasih makan hingga akhirnya bertelur.

Baca Juga: Baca Amalan Ini Pagi dan Sore, Pintu Rezeki Bakal Dilancarkan Bak Sungai Zam-zam Kata Habib Rifky Alaydrus

Setelah bertelur, telur itu dijual dan uangnya masuk ke kantung kita. Itulah yang dimaksud dengan sistem ternak ayam. Untuk melakukan itu semua, kit perlu karyawan yang bisa kita beri tugas untuk itu.

Kita perlu karyawan untuk mengelola sistem yang bisa menghasilkan uang tersebut, artinya kita tetap bisa mengerjakan pekerjaan inti kita. Karyawan juga bisa diartikan sebagai distribusi pekerjaan ataupun distribusi kepercayaan.

Dengan begitu, kita bisa menciptakan sistem-sistem yang lainnya lagi, dan pundi-pundi uang hasil passive incone yang masuk ke kantung kita semakin banyak. Selain bisa menambah penghasilan, passive income juga bisa diwariskan kepada anak cucu.

Konsep passive income, ternyata juga dijalankan dengan baik oleh Rosulullah; Atau karena Rosulullah melaksanakan hal tersebut, maka teori-teori bisnis kini mangacu kepada apa yang dikerjakan oleh beliau.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tugas Istri Bernilai Dunia Akhirat

Jumat, 27 Januari 2023 | 06:35 WIB

Pitutur: Gemi, Mastiti dan Ngati-ati

Jumat, 27 Januari 2023 | 06:11 WIB

KH Agus Salim Pembelajar yang Bersahaja

Jumat, 27 Januari 2023 | 06:04 WIB

Aspal Plastik dan Fungsi Kekhalifahan

Jumat, 27 Januari 2023 | 05:48 WIB
X