Gus Baha: Rokok Kencingnya Setan, Lha Setan Kencingnya Kapan? Ada yang pernah Lihat Setan Kencing?

- Minggu, 27 November 2022 | 11:33 WIB
Gus Baha (Instagram @ngajigusbaha)
Gus Baha (Instagram @ngajigusbaha)

suaramerdeka.com - Siapa yang tidak tau kyai nyentrik nan Kharismatik ini, KH. Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha asli Kragan Narukan Rembang Jawa Tengah ahli Tafsir hadist.

Gus baha dalam satu pengajiannya yang di unggah di kanal youtube menjelaskan tentang hukum merokok.

Kata beliau Gus baha tidak langsung menghukumi rokok halal atau rokok haram menghukumi sesuai bidang keahliannya dalam tafsir.

Baca Juga: Video Viral Nagita, Nagita Hanya Senyum Dan Bilang Itu Gak Ada Tahi Lalatnya

Dikutip dari kanal Youtube (13/1), Gus Baha pernah membahas soal hukum merokok ini. Misalkan, beliau menceritakan pengalamannya ketika dimintai fatwa oleh seorang kyai kampung yang lebih tua usianya.

Kyai kampung itu mengatakan bahwa hiburan satu-satunya ketika setelah salat Isya itu ngobrol dan merokok.

Itu dilakukan dengan teman-teman mondok dulu. Merokoknya di pojok musala.

Baca Juga: Presiden Terlama Indonesia, Senyumnya Bikin Wanita Klepek-Klepek

"Satu-satunya hiburan ya, merokok di pojok musala. Karena di pagi hari takut istri, pekerjaan saya ya, sebisa yang dilakukan pada siang hari. Hiburan saya ya hanya seperti tadi itu Gus (merokok),” ujar kyai kampung tadi.

"Kalau itu diharamkan Gus, saya tidak bakalan punya hiburan, harta dunia tidak punya (banyak), satu-satunya (hiburan) ya hanya itu Gus.

Saya itu kiai (kampung) Gus, mau menonton dangdut ya tidak pantas,” ujar Gas Baha menirukan kyai kampung tadi.

Baca Juga: Set Top Box Gratis? Cukup Chat Aja Ke Nomor Ini, Pasti Dapat Deh, Lumayan Bisa Nonton Piala Dunia

“Sudah Mbah, untuk Jenengan halal (Sudah Mbah, untuk Anda (merokok) halal,” jawab Gus Baha waktu itu yang diceritakan di depan jemaah yang disambut tertawa.

Dalam kesempatan lain, putra dari Kyai Nur Salim, pengasuh pondok pesantren Al-Quran di Kragan, Narukan, Rembang, Jawa Tengah ini mengatakan, ada beberapa pandangan yang berpendapat mengenai rokok, ada yang mengharamkan dan ada yang menghalalkan.

"Merokok itu ada mudharat. Mudharat bagi keuangan lah. Bagi kesehatan juga.
Tapi orang yang mengharamkan rokok, rokok itu dibilang kencingnya setan, hadisnya lebih ke maudhu'. Ya nggak tahu kencingnya kapan. Hehehe, " kata Gus Baha.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pitutur: Gusti Mboten Sare

Jumat, 3 Februari 2023 | 08:22 WIB

KH Mustahal, Sosok Ulama Istiqomah

Jumat, 3 Februari 2023 | 08:16 WIB
X