Gus Baha: Kesalahan yang Disukai Allah dan Akan Diganti dengan Kebaikan di akhirat

- Kamis, 17 November 2022 | 14:13 WIB
Gus Baha (Tangkapan layar youtube Najwa Shihab)
Gus Baha (Tangkapan layar youtube Najwa Shihab)

SUARAMERDEKA.COMGus Baha mengatakan dalam ceramahnya bahwa salah itu dibagi menjadi dua. Ada salah secara kulliyyah (total) dan ada ‘salah dalam jalur’.

Salah secara kulliyyah (total) artinya kesalahan yang keluar dari jalur. Sebagai contoh, orang kafir, orang yang keluar dari islam, merupakan kesalahan kulliyah.

Sementara, kesalahan dalam jalur merupakan kesalahan yang disukai Allah dan kelak di akhirat akan diganti dengan kebaikan.

Baca Juga: UPDATE Harga Buyback Emas Antam 17 November 2022 Kembali Naik, Berikut Ini Manfaat Investasinya

“Kesalahan ini (salah dalam jalur) akan membuat orang-orang saleh yang tidak pernah maksiat akan menyesal,” ucap Gus Baha.

Gus Baha memberikan contoh terkait kesalahan yang disukai Allah (salah dalam jalur). Misalnya, kita mempunyai ibu yang tinggal satu kampung atau satu kawasan, maka kita harus merawatnya.

Tapi, kakak kita yang tinggal jauh membuatnya tidak bisa merawat ibu karena terhalang jarak yang jauh.

Baca Juga: Lestarikan Tradisi di Sumenep, Bocahe Mas Tuntas Gelar Lomba Balap Sampan

Kita yang tinggal dekat dan merawat ibu mempunyai potensi untuk sering salah terhadap ibu. Misal, waktu untuk membuat kopi tapi kita tidak membuatkan kopi untuk ibu. Tindakan itu adalah hal yang salah. Sehingga hal itu membuat ibu sering marah kepada kita.

Padahal, kita sudah merawat ibu dengan benar karena tinggal di satu kawasan. Ketika kita tinggal satu kawasan dengan ibu, maka kita lebih mudah untuk membantu ibu. Tapi, karena kedekatan tadi membuat kita sering melakukan kesalahan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X