Sejarah Kelahiran Nabi Muhammad dan 5 Tradisi Unik Perayaan Maulid Nabi di Indonesia

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 18:58 WIB
Mengenal Makna endog endogan tradisi Banyuwangi saat maulid nabi (Istimewa)
Mengenal Makna endog endogan tradisi Banyuwangi saat maulid nabi (Istimewa)

Suaramerdeka.com - Nabi Muhammad SAW lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah atau 570 Masehi, tepatnya pada hari Senin, di Kota Mekkah.

Kelahiran Nabi Muhammad merupakan peristiwa yang sangat istimewa dan bermakna bagi umat Islam. Karena beliau merupakan nabi terakhir dan kekasih Allah SWT.

Lahirnya sangat baginda Nabi Muhammad merupakan keberkahan bagi bumi dan seisinya.

Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Bukan Hanya Sekarang, Rasulullah Juga Memperingati Hari Kelahirannya

Waktu kelahiran sang baginda ini diceritakan sendiri oleh Nabi Muhammad melalui Abu Qatadah dalam sabdanya berikut ini :

“Itu adalah hari aku dilahirkan, diangkat menjadi Nabi, dan diturunkannya kepadaku Al Quran (pertama kali).” (HR Muslim) dikutip dari Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng atau LPST.

Nabi Muhammad lahir dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib, seorang saudagar yang sering bepergian ke Negeri Syam dan merupakan anak dari pemimpin suku Quraisy yang sangat dihormati.

Sementara ibunya Aminah, merupakan pemimpin dari Bani Zahrah. Ia adalah sosok wanita paling mulia dalam keturunan dan kedudukannya di kalangan suku Quraisy.

Baca Juga: Nggak Boleh Gegabah Asal Tanam, 13 Jenis Pohon Gaib Ini Bikin Rizky Penghuni Seret, Hoki Ga Masuk Rumah

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:47 WIB

Pitutur: Adoh Tanpa Wangenan Cedak Tanpa Senggolan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:19 WIB

Kiai Mukhlis Lesmana, Karya Tulisnya Tak Terpublikasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB

Ini Pesan Habib Jafar Al Hadar untuk Generasi Muda

Senin, 28 November 2022 | 22:58 WIB
X