Kiai Mansur Pejuang Islam di Wonosobo

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 11:22 WIB
Makam Kiai Mansur di Wonosobo. (suaramerdeka.com/dok)
Makam Kiai Mansur di Wonosobo. (suaramerdeka.com/dok)

 

KIAI MANSUR adalah putra dari Kiai Raden Marhamah seorang Kiai pengembang agama Islam di Wonosobo.

Kiai Marhamah memiliki tiga putra, yaitu KH Raden Manshur, KH Raden Abdul Fatah seorang kiai karismatik yang makamnya di Sigedong Tegalgot Kepil, dan KH Raden Syukur Sholih.

Siapa Kiai Marhamah? Dia adalah putra Kiai Asmorosufi, seorang santri dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, nama aslinya Sutomarto II.

Secara genealogis, silsilahnya enam tingkat keatas sampai kepada Brawijaya V.

Kiai Mansur atau Kiai Raden Manshur adalah salah seorang kiai yang termasyhur di Wonosobo. Namanya bahkan diabadikan untuk sebuah nama Masjid yang letaknya di tengah kota, sekitar 300 meter dari Pendopo Kabupaten dan Alun-alun Wonosobo arah ke Dieng.

Masjid ini terbilang masjid tertua di Kabupaten Wonosobo. Dirintis awal pada 1825 oleh KH Raden Manshur.

Kiai saudagar inilah yang mewakafkan 7.000 meter lebih tanahnya yang sekarang menjadi bagian penting dari kampung Kauman itu.

Masjid Al-Manshur berdiri kokoh di lahan itu, juga berbagai sarana pendidikan dan pusat perbelanjaan. Kauman dalam sejarahnya, selalu merujuk kepada permukiman di sekitar masjid. Boleh dibilang, kampung "santri".

Jaman Perang Diponegoro

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:47 WIB

Pitutur: Adoh Tanpa Wangenan Cedak Tanpa Senggolan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:19 WIB

Kiai Mukhlis Lesmana, Karya Tulisnya Tak Terpublikasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB

Ini Pesan Habib Jafar Al Hadar untuk Generasi Muda

Senin, 28 November 2022 | 22:58 WIB
X