Kiai Muhammad Anwar Idris, Muassis PP Minhajut Tholabah Bukateja

- Jumat, 30 September 2022 | 09:33 WIB
Kiai Muhammad Anwar Idris, Muassis PP Minhajut Tholabah Bukateja. (suaramerdeka.com/dok)
Kiai Muhammad Anwar Idris, Muassis PP Minhajut Tholabah Bukateja. (suaramerdeka.com/dok)

PONDOK PESANTREN (PP) Minhajut Tholabah disingkat Mintol, beralamat di RT 02 RW 10 Dukuh Lawigede, Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Purbalingga.

Terletak sekitar 15 km sebelah timur Kota Purbalingga, pesantren ini didirikan pada tanggal 1 April 1990 oleh KH Muhammad Anwar Idris.

Bayi mungil Muhammad Anwar Idris lahir di Purbalingga pada Senin Legi, 10 Oktober 1949. Ia merupakan bungsu dari delapan bersaudara.

Semasa remaja, putra pasangan H Hasan Rois dan Nyai Saminah mengaji kepada Kiai Ahmadi di Banjarnegara (1962-1965).

Setelah itu, pemuda Muhammad Anwar Idris melanjutkan studinya ke Pesantren Minhajut Thullab Sumberberas Bayuwangi (1966- 1974).

Pulang kampung dan bermukim di Lawigede, mulailah Kiai Muhammad Anwar Idris mulang ngaji (baca: berdakwah) di mushala kecil warisan dang ayah.

Selanjutnya, dakwah beliau merambah ke desa tetangga -mulai dari Cipawon, Karanggedang, Penaruban hingga Tidu.

Seiring meningkatnya jumlah santri yang datang untuk mengaji, Kiai Muhammad Anwar Idris mendapat dukungan warga sekitar.

Mengingat terbatasnya kapasitas mushala, sejumlah warga menawarkan rumahnya untuk  tempat mengaji para santri.

Pada mulanya, pesantren ini hanya menerapkan model pendidikan tradisional, yakni pengajian ilmu-ilmu agama dengan metode sorogan dan bandongan.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Pesan Habib Jafar Al Hadar untuk Generasi Muda

Senin, 28 November 2022 | 22:58 WIB
X