Pitutur: Holopis Kuntul Baris

- Jumat, 16 September 2022 | 08:12 WIB
Ketua Umum MUI Jateng, Dr KH Ahmad Darodji MSi. (suaramerdeka.com/dok)
Ketua Umum MUI Jateng, Dr KH Ahmad Darodji MSi. (suaramerdeka.com/dok)

KUNTUL adalah nama jenis burung, berkaki panjang, berleher panjang, sering terlihat di sawah.

Orang banyak menyebutnya burung cangak. Makanannya serangga dan ikan kecil yang ditemukan. Mereka suka bergerombol.

Karena warnanya putih maka dari jauh mereka nampak. Menjelang matahari terbenam mereka terbang bersama menuju pohon tempat mereka tidur dan dari bawah nempak mereka seperti berbaris.

Pada tahun enampuluhan kalimat holopis kuntul baris itu diucapkan oleh Bung Karno, Presiden pertama, untuk membakar semangat rakyat agar bersatu membangun negeri ini.

Bung Karno adalah motivator ulung, mampu memotivasi dan menggerakkan massa, maka ajakan beliaupun berhasil. Kalimat yang beliau ucapkan berbunyi:  

"Gotong royong adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Holopis kuntul baris buat kepentingan bersama. Dari semua untuk semua".

Sesudah pidato Bung Karno itu, Ki Narto Sabdo memasukkan kalimat holopis kuntul baris dalam lagu "Gugur gunung" gubahannya dan itu menambah jelas makna ucapan Bung Karno.

Kita simak lirik lagu tersebut: "kanggo mulyaning negoro, siji (loro) telu (papat) maju papat-papat diulang ulungke mesthi enggal rampunge, holopis kuntul baris, holopis kuntul baris ..... "

Kita sering menyaksikan beberapa ekor semut, yang bersama-sama mampu mengangkat benda yang beratnya melebihi berat mereka. Para sepuh kitapun sering melakukan hal yang sama.

Setelah aba-aba kebersamaan mereka ucapkan, mereka mampu memindahkan kerangka rumah yang berasal dari kayu atau sesuau yang lain dengan melagukan nyanyian apa saja di antaranya ya ucapan holopis kuntul baris.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:47 WIB

Pitutur: Adoh Tanpa Wangenan Cedak Tanpa Senggolan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:19 WIB

Kiai Mukhlis Lesmana, Karya Tulisnya Tak Terpublikasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB
X