Niat Baik Saja Tidak Cukup

- Minggu, 18 Juli 2021 | 12:47 WIB
opini (Redaksi)
opini (Redaksi)

Potensi fatal infeksi virus ini yang jadi alasan bahwa masyarakat menghadapi pandemi ini harus serius dan dengan pengetahuan yang baik.

Oleh karena itu, disinformasi berpotensi berakibat fatal.

Mengingatkan lagi Fatwa MUI no. 24 tahun 2017.

Tahun 2017, MUI sudah mengeluarkan fatwa bahwa haram bagi setiap muslim dalam proses berhubungan dengan sesama manusia menyebarkan hoax serta informasi bohong meskipun dengan tujuan yang baik.

Meskipun konteks saat itu bukan masa pandemi, namun sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Ada risiko sampai kehilangan jiwa dalam jumlah besar dan keselamatan bangsa akibat disinformasi berkaitan dengan pandemi sekarang membuat penekanan kembali persoalan ini menjadi sangat penting.

Menyikapi Testimoni

Testimoni tidak memiliki nilai ilmiah dalam sains kedokteran.

Pengalaman kesembuhan dengan terapi tertentu boleh saja dibagikan.

Namun tidak bisa jadi dasar ilmiah untuk diterapkan begitu saja pada orang berbeda.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:47 WIB

Pitutur: Adoh Tanpa Wangenan Cedak Tanpa Senggolan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:19 WIB

Kiai Mukhlis Lesmana, Karya Tulisnya Tak Terpublikasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB

Ini Pesan Habib Jafar Al Hadar untuk Generasi Muda

Senin, 28 November 2022 | 22:58 WIB
X