Niat Baik Saja Tidak Cukup

- Minggu, 18 Juli 2021 | 12:47 WIB
opini (Redaksi)
opini (Redaksi)

Yang tak benar takkan pernah jadi baik.
Menyebarkan kabar palsu yang berdampak membahayakan itu kejahatan,tak bisa disucikan dengan niat baik.

Dan sama bahayanya ketika memberi kabar yang butuh kecerdasan pada orang yang tidak cerdas.

Untuk menghindari keburukan ini, maka tidak menyebarkan konten yang tidak diketahui pasti kebenarannya itu sikap yang benar sekaligus baik. Inilah kebajikan.

Memproduksi informasi seputar pandemic oleh bukan ahliannya.

Sehingga mengahasilkan konten tidak sahih adalah sikap yang salah sekaligus tidak baik.

Menyerahkan suatu urusan pada ahlinya adalah kebajikan.

Ambil saja jalan kebajikan ini, dengan niat baik, menyelamatkan banyak orang dari disinformasi.

Covid-19 sudah terbukti bisa berakibat fatal, terutama pada pasien-pasien risiko tinggi.

Bahkan dalam gelombang kedua saat ini, yang dideteksi tanpa faktor risikopun banyak yang meninggal dunia.

Pencegahan dari terpapar virus ini adalah upaya terbaik, atau jikapun terpapar, punya imunitas baik alami maupun buatan lewat vaksinasi untuk tidak jatuh pada kondisi sakit.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:47 WIB

Pitutur: Adoh Tanpa Wangenan Cedak Tanpa Senggolan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:19 WIB

Kiai Mukhlis Lesmana, Karya Tulisnya Tak Terpublikasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB

Ini Pesan Habib Jafar Al Hadar untuk Generasi Muda

Senin, 28 November 2022 | 22:58 WIB
X