Beras Wutah Arang Bali Marang Takere

- Jumat, 9 Juli 2021 | 04:43 WIB
foto: Dr KH Ahmad Darodji MSi, Ketua Umum MUI Jawa Tengah (sm/dok)
foto: Dr KH Ahmad Darodji MSi, Ketua Umum MUI Jawa Tengah (sm/dok)

BERAS tumpah, jarang kembali ke takarannya. Atau beras yang sudah tumpah, jarang yang kembali ke takarannya. Terkadang kita membawa beras atau memindahkannya dari satu tempat ke tempat yang lain.

Kita ingin efisiensi waktu maka kita mengisikan beras ke takaran atau ciduk atau gayung terlalu banyak.

Akibatnya ada beras yang tertumpah atau tercecer. Kita ingin mengambilnya dan mengembalikannya ke takaran atau gayung yang kita pakai?

Baca Juga: Respon Nabi Terhadap Wabah

Ya itu bukan mustahil. Tetapi lihatlah ada beras yang hilang atau patah, atau ada kotoran yang terikut beras itu ke tempat yang kita maksud.

Paling tidak tangan kita terkena kotoran di mana beras itu jatuh dan kita mesti mencuci tangan, meskipun kotoran itu tidak selalu nampak.

Nah dengan begitu ada kerugian waktu dan materi. Jadi pitutur ini mengajari kita bahwa sesuatu yang sudah berubah itu sulit untuk dikembalikan seperti sedia kala. Ambil contoh keseharian kita.

Mobil kita rusak cukup parah akibat kecelakaan. Kita bawa mobil itu ke bengkel dan diperbaiki sehingga nampak bagus bahkan kelihatan lebih bagus daripada sebelum kecelakaan.

Baca Juga: Siapa Imam di Saat Pandemi?

Tetapi hati kita tidak mau berbohong. Kita ingat kecelakaan itu sehingga membuat perasaan tidak senyaman sebelumnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Fakta Menarik soal Ka'bah

Selasa, 28 September 2021 | 07:22 WIB

Apapun Hajatmu, Bacalah Doa Mustajab Ini

Sabtu, 25 September 2021 | 20:39 WIB

Doa Sebelum dan Sesudah Makan, Begini Lafadz dan Artinya

Sabtu, 25 September 2021 | 08:48 WIB

Kekerasan Terhadap Perempuan

Kamis, 23 September 2021 | 22:40 WIB

KHM Mustajab, Pendiri Pondok Islahut Tholibin

Kamis, 23 September 2021 | 22:25 WIB

Pesantren Agen Perjuangan Kelas

Kamis, 23 September 2021 | 22:15 WIB

Endhas Gundhul Dikepeti

Kamis, 23 September 2021 | 22:01 WIB

Pentingnya Menjaga Shalat Lima Waktu

Senin, 20 September 2021 | 17:13 WIB

Ini Keringanan Shalat bagi Musafir

Senin, 20 September 2021 | 10:17 WIB

Gajah Alingan Suket Teki

Jumat, 17 September 2021 | 07:15 WIB

Perpres Dana Abadi Pesantren

Jumat, 17 September 2021 | 06:30 WIB

KH. Abdullah Sajad, Perintis Dakwah di Semarang Wetan

Jumat, 17 September 2021 | 05:50 WIB

Perempuan dan Literasi Keuangan

Jumat, 17 September 2021 | 05:39 WIB
X