Ziarah, Perlu Membawa Bunga? Ini Penjelasannya

- Kamis, 14 Juli 2022 | 09:55 WIB
Ilustrasi orang tengah ziarah kubur dengan membawa bunga. (foto: pixabay) (Sumber Pixabay)
Ilustrasi orang tengah ziarah kubur dengan membawa bunga. (foto: pixabay) (Sumber Pixabay)

Suaramerdeka.com - Mendoakan mereka yang sudah tiada menjadi hal utama saat ziarah kubur.

Sering kali aktivitas doa dibarengi dengan kebiasaan tabur bunga.

Tak hanya bunga, ada pula yang menyiramkan air dan kemenyan.

Penggunaan bunga dan kemenyan saat ziarah kubur mengandung alasan sederhana, yakni aromanya yang wangi.

Baca Juga: Selamat untuk 3 Zodiak Ini, Bakal Top Markotop Sukses di Masa Datang

Biasanya bunga yang dibawa kembang telon. Isinya ada tiga bunga, yakni mawar, kenanga, dan cempaka putih. Ketiganya punya wangi yang harum.

Bahkan dulu menggunakan bunga tujuh rupa, kerap dikenal dengan istilah 'bunga tujuh rupa' ini memiliki aroma yang wangi.

Untuk jenis bunganya sendiri, biasanya kenanga, kantil, melati, mawar merah, mawar putih, melati gambir, dan sedap malam kerap jadi pilihan.

Ulama, Yahya Zainul Ma’arif Jamzuri atau akrab dipanggil Buya Yahya menjelaskan, menabur bunga di atas kuburan tidak ada di zaman Nabi.

Baca Juga: Senangnya 5 Zodiak Ini, Karir Bakal Melesat dan Rezeki Melimpah di Akhir 2022, Siapa Tahu Anda?

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X