Apa Saja Amalan di Hari Tasyrik? Salah Satunya Perbanyak Mengingat Allah

- Selasa, 12 Juli 2022 | 13:32 WIB
Apa Itu Hari Tasyrik? Serta Amalan yang Dianjurkan dan Tidak Boleh Dilakukan ((Pixabay))
Apa Itu Hari Tasyrik? Serta Amalan yang Dianjurkan dan Tidak Boleh Dilakukan ((Pixabay))

Suaramerdeka.com - Setelah Idul Adha, terbitlah hari Tasyrik yang penuh dengan amalan.

Tahukah Anda tentang hari Tasyrik dan amalan apa saja yang dapat dilakukan di hari tersebut?

Hari Tasyrik diambil dari kata شرقت الشمش. yang artinya adalah matahari terbit, yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Adapun yang mengatakan bahwa hari Tasyrik terdiri dari empat hari, yakni Idul Adha dan tiga hari setelahnya.

Ada pendapat dari dua ulama tentang hari Tasyrik ini.

Baca Juga: Bandara Halim Perdanakusuma Mulai Digunakan untuk Latihan Militer dan VVIP Besok Rabu 13 Juli 2022

Pertama, dinamakan hari tasyrik karena kaum muslimin pada hari itu menjemur daging kurban untuk dibuat dendeng.

Kedua, karena kegiatan kurban, tidak dilakukan, kecuali setelah terbit matahari. (Lisanul Arab, 10:173).

Di hari Tayrik ini biasanya umat tidak melakukan ibadah puasa, hal ini karena hari Tasyrik tidak menganjurkan umat Muslim untuk berpuasa.

Namun, ibadah apa yang bisa dilakukan di hari Tasyrik ini?

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:47 WIB

Pitutur: Adoh Tanpa Wangenan Cedak Tanpa Senggolan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:19 WIB

Kiai Mukhlis Lesmana, Karya Tulisnya Tak Terpublikasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB

Ini Pesan Habib Jafar Al Hadar untuk Generasi Muda

Senin, 28 November 2022 | 22:58 WIB
X