Jatuh Setelah Idul Adha, Ini Arti, Amalan, dan Keutamaan Hari Tasyrik

- Selasa, 12 Juli 2022 | 12:30 WIB
Pengertian dan keutamaan Hari Tasyrik tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah (nu.or.id)
Pengertian dan keutamaan Hari Tasyrik tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah (nu.or.id)

Suaramerdeka.com - Hari Tasyrik merupakan hari raya umat Islam yang jatuh pada setelah Idul Adha yaitu hari ke 11,12 dan 13 pada bulan Dzulhijjah menurut kalender Islam

Hari Tasyrik adalah hari-hari di mana daging-daging kurban didendeng (dipanaskan di bawah terik matahari).

Jumhur ulama menyatakan disunnahkan takbiran setelah sholat fardhu di Hari Tasyrik

Dikutip dari laman Kemenag, selain karena itu bagian dari amal shalih, juga secara praktik ada beberapa shahabat yang sudah melakukannya.

Baca Juga: Arawinda Kirana Panen Hujatan Lagi, Ketahuan Tambah Tag 'Penyantet Cantik Susuk' di Getcontact Amanda

Dalam madzhab Syafi’i, takbir mutlak atau juga disebut takbir mursal, baru dimulai sejak terbenamnya matahari 9 Arafah, atau tepat di maghrib malam hari raya.

Walaupun ada juga sebagian syafi’iyyah yang mengatakan bahwa permulaan takbir mutlak adalah sejak fajar shidiq hari Arafah.

Pada waktu akhir dari takbir mutlak ini adalah sebelum Maghrib tanggal 13 Dzulhijjah.

Untuk takbir muqayyad, maka dimulai sejak habis maghrib malam hari raya hingga habis ashar tanggal 13 Dzulhijjah.

Baca Juga: Timnas Indonesia Kembali Jumpa Vietnam dalam Penyisihan Grup Piala Asia U-20

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:47 WIB

Pitutur: Adoh Tanpa Wangenan Cedak Tanpa Senggolan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:19 WIB

Kiai Mukhlis Lesmana, Karya Tulisnya Tak Terpublikasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB
X