KH Bakir, Tokoh NU Batang Periode Pertama

- Jumat, 1 Juli 2022 | 15:58 WIB
KH Bakir Batang. (suaramerdeka.com/dok)
KH Bakir Batang. (suaramerdeka.com/dok)

MENGUTIP Ma’rifatul Ulum (2020), KH Bakir adalah Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Batang periode pertama.  

Bayi mungil Bakir lahir di Batang pada Ahad Pon, 3 Maret 1899.

Putra pasangan KH Abdurrahman dan Nyai Mar’atun ini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR; setingkat SD) di Batang.

Setamat SR, Bakir muda melanjutkan nyantri di Pondok Pesantren Tebuireng (Jombang), Jawa Timur.

KH Idham Chalid, mantan Ketua Umum PBNU, adalah teman seangkatan beliau saat nyantri di Tebuireng.

NU Kabupaten Batang adalah metamorfosis dari Jam’iyyatun Nasikhin (JN).

Sebuah perkumpulan tempat berhimpunnya ulama, kiai dan mubalig (dai) di Kabupaten Batang.

Organisasi yang didirikan oleh KH Shiddiq Ismail tersebut mewadahi kegiatan-kegiatan dakwah di wilayah setempat antara tahun 1930 hingga akhir 1940-an.

NU Kabupaten Batang sendiri baru secara resmi terbentuk pada 1949.

Rois Syuriyah pertama adalah KH Shiddiq Ismail, didampingi KH Bakir sebagai Ketua Tanfidziyah.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perempuan dan Patriotisme

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:00 WIB

Pitutur: Sabar Iku Ingaran Mustikaning Laku

Jumat, 19 Agustus 2022 | 12:40 WIB

Wirausaha Ala Rasulullah

Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:25 WIB

Dahulukan Nafkah Ibu atau Istri? Simak Penjelasan Ini

Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:19 WIB

Bacaan Doa Penambah Rezeki dengan Latin dan Artinya

Minggu, 14 Agustus 2022 | 22:14 WIB
X