Kenapa Hari Raya Waisak Selalu Dipusatkan di Candi Borobudur? Ini Alasan dan Rangkaian Perayaannya

- Senin, 16 Mei 2022 | 09:36 WIB
Candi Borobudur selalu menjadi pusat perayaan Waisak oleh umat Buddha. (Instagram @candiborobudur)
Candi Borobudur selalu menjadi pusat perayaan Waisak oleh umat Buddha. (Instagram @candiborobudur)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Hari Raya Waisak merupakan hari suci yang selalu diperingati seluruh umat Buddha.

Secara umum, Hari Raya Waisak diperingati pada bulan Mei, pada saat purnama sidhi atau terang bulan, untuk memperingati tiga peristiwa penting.

Tahun ini, perayaan Waisak jatuh pada Senin, 16 Mei 2022, dan dipusatkan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Rupanya ada alasan kenapa perayaan Hari Raya Waisak selalu dipusatkan di Candi Borobudur.

Baca Juga: Asmara Zodiak Hari Ini 16 Mei 2022, Ramalan untuk Cancer, Leo dan Virgo Seperti Apa?

Merujuk pada jurnal Menolak Waisak Nasional Walubi oleh Totok Tahun 2017 di Yogyakarta, karena Candi Borobudir dianggap sebagai tempat sakral bagi umat Buddha.

Disebutkan, Candi Borobudur merupakan salah satu Dhatu Cetiya yaitu tempat yang patut diberikan puja umat Buddha karena diyakini menyimpan relik rambut Buddha.

Tahun 1937 Hari Raya Waisak mulai dilaksanakan di Candi Borobudur dan hanya diikuti oleh umat Buddha di sekitar Candi Mendut dan Yogyakarta.

Baru di tahun 1953, Hari Raya Waisak dirayakan secara nasional di Candi Borobudur yang dipelopori Tee Boan An atau bhikkhu Ashin Jinara.

Baca Juga: Bicara Asmara Zodiak Hari Ini 16 Mei 2022, Apa Kata Ramalan Libra, Scorpio dan Sagitarius?

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berkah dalam Pernikahan

Jumat, 24 Juni 2022 | 10:06 WIB

Pitutur: Janma Tan Kena Ingina

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:59 WIB

Islam Kaffah

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:52 WIB
X