Waisak Jatuh pada 16 Mei 2022, Ini Asal Kata dan Makna di Balik Perayaannya

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:00 WIB
Perayaan Waisak di Candi Borobudur. Suaramerdeka.com /buddazine.com.
Perayaan Waisak di Candi Borobudur. Suaramerdeka.com /buddazine.com.

MAGELANG, suaramerdeka.com - Hari Raya Waisak merupakan hari suci yang selalu diperingati seluruh umat Buddha.

Dikutip dari Dhammacitta org, Waisak berasal dari bahasa Pali 'Vesakha” atau di dalam bahasa Sansekerta disebut 'Vaisakha'.

Nama “Vesakha” sendiri diambil dari bulan dalam kalender buddhis yang biasanya jatuh pada bulan Mei kalender Masehi.

Secara umum., Hari Raya Waisak diperingati pada bulan Mei, pada saat purnama sidhi atau terang bulan, untuk memperingati tiga peristiwa penting.

Baca Juga: Jodoh Sabtu Kliwon Menurut Primbon Jawa, Ini 8 Weton yang Dianggap Cocok

Namun, terkadang hari Waisak jatuh pada akhir bulan April atau awal bulan Juni.

Tiga peristiwa penting yang diperingati dalam Hari Raya Waisak adalah lahirnya Pangeran Siddharta pada tahun 623 SM.

Kemudian, mencapai penerangan agung Pangeran Siddharta Buddha di tahun 588 SM.

Ketiga peristiwa wafatnya/ parinibana Buddha Gautama di tahun 543 SM.bikkhu

Ketiga peristiwa ini kemudian disebut dengan istilah Tri Suci Waisak.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Umrah Pascapandemi Covid-19

Jumat, 20 Mei 2022 | 11:05 WIB
X