Jaminan Bagi Orang yang Bertaqwa

- Jumat, 22 April 2022 | 22:49 WIB
Dr Hj Arikhah, Pengurus MUI Provinsi Jateng. (suaramerdeka.com/dok)
Dr Hj Arikhah, Pengurus MUI Provinsi Jateng. (suaramerdeka.com/dok)

suaramerdeka.com - Sebagaimana diketahui diperintahkannya puasa oleh Allah SWT kepada orang-orang yang beriman adalah untuk meningkatkan kualitas ketaqwaan (QS Al-Baqarah: 185).

Secara etimologis taqwa adalah memelihara diri, takut pada adzab Allah dan menjaga diri dari perbuatan yang tercela.

Sedangkan secara terminologis, taqwa diartikan mengerjakan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Term ini selalu menjadi materi nasehat yang disampaikan para khotib dalam shalat Jumat, bahkan menjadi rukun khutbah.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjadikan taqwa sebagai pondasi hidup yang mendarah daging dalam kehidupan setiap insan.

Baca Juga: Beras Wutah Arang Bali Marang Takere

Taqa juga yang menjadi predikat yang didamba bagi setiap orang yang menjalankan ibadah puasa.

Bahwa puasa tidak sekedar menahan diri dari makan dan minum atau meninggalkan kegiatan yang dilarang Allah, tetapi menjadikan sosok yang berkarakter taqwa menjadi target orang yang berpuasa.

Selain hal tersebut diatas, taqwa menjadi garansi kehidupan yang sehat dan sukses. Allah di banyak firmanNya memberikan jaminan kepada orang-orang yang bertaqwa dengan karunia yang luar biasa.

Pertama, orang yang bertaqwa dijanjikan Allah SWT akan diberikan kemampuan untuk membedakan antara yang hak dan yang bathil (furqan).

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mikul Duwur Mendem Jero

Jumat, 1 Juli 2022 | 19:57 WIB

Amalan Ibadah di Bulan Dzulhijjah

Jumat, 1 Juli 2022 | 16:05 WIB

KH Bakir, Tokoh NU Batang Periode Pertama

Jumat, 1 Juli 2022 | 15:58 WIB

Pengertian dan Sunah Menjawab Azan dan Iqamah

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:06 WIB

Ilmu Kosong tapi Berisi

Jumat, 1 Juli 2022 | 09:16 WIB
X