Ngaji Milenial: Belajar dari Ali Banat

- Kamis, 21 April 2022 | 11:36 WIB
Dr Multazam Ahmad MA, Sekretaris MUI Jawa Tengah dan dosen FBS Unnes. (suaramerdeka.com / dok pribadi)
Dr Multazam Ahmad MA, Sekretaris MUI Jawa Tengah dan dosen FBS Unnes. (suaramerdeka.com / dok pribadi)

SIAPA Ali Banat? Dia adalah seorang pengusaha Muslim yang sukses asal Sydney, Australia.

Dia meninggal dunia pada awal Ramadhan, tepatnya 29 Mei 2018, setelah tiga tahun didiagnosa mengidap penyakit kanker stadium IV.

Dia pebisnis sukses, sangat wajar memiliki gaya hidup yang serba mewah.

Bahkan tidak tanggung-tanggung, koleksi pelengkap hidupnya seperti mobil sport seharga 600.000 dolar AS (sekitar Rp 8,3 miliar) dan jam tangan seharga 60.000 dolar AS (sekitar Rp 833 juta).

Baca Juga: Cocok Ditonton di Hari Kartini, Berikut 4 Rekomendasi Film Perjuangan Perempuan Indonesia

Sebelum meninggal, melalui video yang diunggah ke YouTube, dia menyampaikan:

”Penyakit saya merupakan hadiah dari Allah Swt dan saya diberi kesempatan untuk berubah. Seluruh harta kekayaan akan saya serahkan ke lembaga sosial untuk membangun masjid, madrasah, dan membantu janda-janda di Afrika.”

Konsep kesadaran Ali Banat merupakan puncak spiritual yang tertinggi dalam memandang harta kekayaan.

Semangat ini rupanya sama dengan yang dialami para sahabat Nabi Muhammad Saw ketika akan Perang Tabuk pada tahun 630 M atau pada tahun ke-9 Hijriah.

Baca Juga: Mau Liburan? Ini Daftar 71 Negara Memberikan Fasilitas Bebas Visa Bagi Indonesia

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mikul Duwur Mendem Jero

Jumat, 1 Juli 2022 | 19:57 WIB

Amalan Ibadah di Bulan Dzulhijjah

Jumat, 1 Juli 2022 | 16:05 WIB

KH Bakir, Tokoh NU Batang Periode Pertama

Jumat, 1 Juli 2022 | 15:58 WIB

Pengertian dan Sunah Menjawab Azan dan Iqamah

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:06 WIB

Ilmu Kosong tapi Berisi

Jumat, 1 Juli 2022 | 09:16 WIB
X