Telaah Kitab: Membumikan Hadis di Tanah Jawa

- Jumat, 22 April 2022 | 09:24 WIB
Kitab Haditsun Nabawiyun. (suaramerdeka.com / dok)
Kitab Haditsun Nabawiyun. (suaramerdeka.com / dok)

SEBENARNYA banyak Ulama Nusantara telah menulis kitab-kitab keagamaan, baik yang ditulis dalam Bahasa Arab tanpa harakat (Kitab Kuning) maupun yang ditulis dengan tulisan Arab Pegon (Bahasa Jawa/ Jawen).

Kitab-kitab keagamaan yang ditulis dalam Bahasa Arab (Kitab Kuning) diharapkan bisa menyebar ke seluruh dunia atau global. 

Adapun kitab-kitab keagamaan yang ditulis dengan tulisan Arab Pegon dimaksudkan penyebaran kitab tersebut khusus untuk wilayah Tanah Jawa, khususnya Jawa Tengah.

Kitab Haditsun Nabawiyun yang hadir di hadapan pembaca ini merupakan salah satu kitab keagamaan yang ditulis dengan Arab Pegon.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 22 April 2022: Gemini Rentan Kerugian Finansial, Taurus Jauhi Gula Olahan!

Penulis kitab hadis ini adalah KH Ahmad Fauzan Zain Muhammad, salah satu Ulama Nusantara asal Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kalau ditelusuri, Kabupaten Rembang selama ini memang dikenal telah banyak melahirkan Ulama Nusantara yang produktif dalam menulis kitab-kitab keagamaan.

Misalnya KH Bisri Musthofa (Tafsir Al-Ibriz), KH Ma’shoem, KH Maemoen Zubair, KH Cholil Bisri, KH A Musthofa Bisri (Gus Mus), KH Ahmad Bahauddin Nur Salim (Gus Baha).

Kitab Haditsun Nabawiyun ini diterbitkan pada tanggal 7 Jumadil Akhir 1375 Hijriah atau bertepatan dengan 20 Januari 1957 Masehi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 22 April 2022: Ada Kejutan untuk Libra, Sagitarius Bekerja Lebih Baik

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:47 WIB

Pitutur: Adoh Tanpa Wangenan Cedak Tanpa Senggolan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:19 WIB

Kiai Mukhlis Lesmana, Karya Tulisnya Tak Terpublikasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB
X