Jelajah Cahaya: Pondok Sepuh Payaman, Tempat Lansia Mencari Bekal

- Selasa, 19 April 2022 | 08:24 WIB
Kegiatan para santri sepuh di Masjid Agung Payaman yakni nyantri selama Ramadhan tahun ini. (suaramerdeka.com / Birru Rakaitadewa)
Kegiatan para santri sepuh di Masjid Agung Payaman yakni nyantri selama Ramadhan tahun ini. (suaramerdeka.com / Birru Rakaitadewa)

Sejak pandemi Covid-19 melanda, aktivitas Pondok Pesantren Sepuh Masjid Agung Payaman diliburkan. Begitu pula semestinya tahun ini. Namun, mengingat para santri telah berdatangan, pondo tersebut akhirnya dibuka dengan beberapa penyesuaian.

SAMI (70), warga Glagah, Mertoyudan, Magelang, lebih kurang 9 tahun jadi santri di Pondok Sepuh Payaman. Dia tidak bisa mendaras Alquran sebelumnya. Namun, hal berbeda begitu dia sampai di pondok.

"Di sini bisa baca Alquran. Bersyukur dapat pitulungan (pertolongan)," ucapnya di Pondok Sepuh Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Kamis 14 April 2022 lalu.

"Badhe pados sangune mati (ingin mencari bekal untuk meninggal)," imbuh nenek dengan 13 cucu itu.

Baca Juga: Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Agung Semarang: Jadikan Alquran Imam di Kehidupan

Kendati terpasang pengumuman, "Bulan Romadlon 1443 H Pondok Pesantren Sepuh Masjid Agung Payaman Libur", sejumlah lansia khusyuk mendaras Alquran di serambi masjid hari itu.

Jumlahnya kian bertambah jelang pukul 11.00. Ada pengajian rupanya. Meski tak tampak padat, serambi Masjid Agung Payaman penuh akan santri sepuh, baik laki-laki ataupun perempuan.

Muhammad Anas, pengurus Masjid Agung Payaman, mengatakan Ramadan tahun ini sebenarnya direncanakan tidak membuka kegiatan nyantri untuk sepuh, sama seperti pada 2021 dan 2020.

"Namun, beberapa santri dari sekitaran sini ada yang datang jadi kami terima, karena tidak tega," ujarnya.

Baca Juga: Pondok Pesantren TPI Al Hidayah Adopsi Sistem Madrasah

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X