Gerakan Santri Menulis: Banjarnegara Butuh Penulis Muda Kreatif

- Sabtu, 16 April 2022 | 05:18 WIB
Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin memberikan sambutan sekaligus membuka Gerakan Santri Menulis di Ponpes Tanbihul Ghofilin Alif Baa, Mantrianom, Banjarnegara. (suaramerdeka.com / Castro Suwito)
Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin memberikan sambutan sekaligus membuka Gerakan Santri Menulis di Ponpes Tanbihul Ghofilin Alif Baa, Mantrianom, Banjarnegara. (suaramerdeka.com / Castro Suwito)

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Penguasaan jurnalistik menjadi kunci penting bagi generasi muda untuk menjadi penulis andal.

Banjarnegara saat ini membutuhkan penulis-penulis dari kalangan muda yang kreatif untuk mengangkat tema kejuangan tanah kelahiran.

Hal tersebut disampaikan Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin saat membuka Gerakan Santri Menulis (GSM) di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Alif Baa, Mantrianom, Jumat 15 April 2022.

Gerakan Santri Menulis diprakarsai Suara Merdeka yang dilakukan secara marathon di sejumlah daerah di Jawa Tengah selama Ramadhan.

Baca Juga: Hasil Liga Italia: Menang 2-0 Atas Genoa, AC Milan Mantap di Puncak Klasemen

Hadir dalam pembukaan Gerakan Santri Menulis, Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto, Kasi Pendidikan Diniyah dan Ponpes Kemenag Banjarnegara KH Zahid Khasani.

Menurut Syamsudin, Banjarnegara sangat membutuhkan penulis-penulis muda yang kreatif, yang mampu bertutur melalui tulisan tentang berbagai hal yang ada di Banjarnegara.

Kalangan santri sangat berpotensi menjadi penerus dalam mengedukasi masyarakat melalui karya tulis yang mengangkat tema kejuangan.

"Generasi muda dari kalangan santri ini memiliki potensi besar untuk menjadi penulis andal," katanya.

Baca Juga: Hasil Liga Italia: Inter Milan Menang 3-1 di Kandang Spezia

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB

Ini Pesan Habib Jafar Al Hadar untuk Generasi Muda

Senin, 28 November 2022 | 22:58 WIB
X