Telaah Kitab: Kitab Ihya Ulumuddin Referensi Utama Studi Ilmu Tasawuf

- Rabu, 13 April 2022 | 10:12 WIB
Kitab Ihya Ulumuddin Referensi Utama Studi Ilmu Tasawuf. (suaramerdeka.com /  dok)
Kitab Ihya Ulumuddin Referensi Utama Studi Ilmu Tasawuf. (suaramerdeka.com / dok)

ABAD ke-5 Hijriyah telah melahirkan seorang pemikir besar Islam yang berjuluk ’Hujjatul Islam’, yaitu Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghozali.

Lahir di Kota Thus, Persia, tahun 450 Hijriyah, dan meninggal pada 505 Hijriyah.

Salah satu karyanya yang monumental dan tersohor di seluruh dunia Islam adalah kitab Ihya Ulumuddin.

Di Indonesia kitab ini sangat popular dan dipelajari di kalangan pondok pesantren dan perguruan tinggi Islam, bahkan sejak dulu menjadi referensi utama dalam studi ilmu tasawuf.

Baca Juga: Nikmat Fadhilah Sholat Tarawih Malam Ke-12, Wajah Bersinar Bagai Bulan Purnama Saat Kiamat

Kitab ini ditulis oleh Imam Al Ghozali setelah kepulangannya dari Bagdad menuju negeri Syam.

Dikatakan Imam Ibnu An Najar bahwa kitab Ihya Ulumudin merupakan ilham atau buah maírifat yang dianugerahkan oleh Allah kepada Al Ghozali di masa menjalani ibadahnya dan ketasawufannya, bahkan para ulamaí menyebut bahwa kitab ini merupakan wahyu atau ilham dari buah perenungan Al Ghozali saat ia mengasingkan diri baik di Damaskus, Baitul Maqdis dan ketika di tanah haram Makkah.

Kitab yang terdiri dari 4 jilid yang masing masing terdiri sekitar 400 halaman itu memuat pokok-pokok ilmu fiqih dan kaidah kaidah beribadah.

Hadis Nabi yang dikemukakan dalam kitab ini terbukti akan kebenarannya karena telah diriwayatkan oleh para perowi hadis lengkap dengan sanad dan matannya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 13 April 2022: Waktunya Leo Manjakan Diri, Virgo Perlu Ubah Tujuan Karir

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pitutur: Gusti Mboten Sare

Jumat, 3 Februari 2023 | 08:22 WIB
X