Hukum Ibadah Haji Virtual di Metaverse, Berikut Penjelasannya

- Minggu, 3 April 2022 | 14:58 WIB
Ilustrasi; Haji Metaverse. (Zona Banten)
Ilustrasi; Haji Metaverse. (Zona Banten)

SUARAMERDEKA.COM - Arab Saudi membuat Ka'bah di metaverse yang memungkinkan umat Muslim untuk berkunjung maupun beribadah secara virtual.

Berkat teknologi metaverse tersebut, umat Muslim memiliki kesempatan untuk melakukan ziarah ke batu Hajar Aswad ditempat suci Ka'bah meskipun secara virtual (dunia maya).

Meskipun virtual, terdapat fitur metaverse yang menyediakan pengalaman sensasi sentuhan dan penciuman.

Baca Juga: Bukan di LK21 atau IndoXXI, Ini Link dan Cara Nonton Film Jakarta vs Everybody di Bioskop Online

Dengan kata lain, umat Muslim memungkinkan untuk menyentuh Ka'bah dan mencium batu Hajar Aswad dalam dunia maya.

Lantas, apa hukum beribadah haji secara virtual di dunia metaverse?

Dikutip dari laman resmi NU pada Minggu (03/04) adapun keberadaan Ka'bah virtual tersebut baru diperbincangkan akhir-akhir ini.

Belum ada kajian mendalam perihal pelaksanaan ibadah haji secara virtual di Indonesia.

Baca Juga: Dibekali DVB-T2, Berikut Rekomendasi Android TV yang Bisa Menangkap Siaran TV Digital di Bawah 3 Jutaan

Namun jika merujuk terhadap pandangan ulama fiqih mazhab Syafi'i, pelaksanaan thawaf secara fisik harus dilakukan (sebagai salah satu rukun haji) di dalam Masjidil Haram.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berkah dalam Pernikahan

Jumat, 24 Juni 2022 | 10:06 WIB

Pitutur: Janma Tan Kena Ingina

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:59 WIB

Islam Kaffah

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:52 WIB
X