Viral Pernikahan Beda Agama di Indonesia, Bagaimana Hukumnya di Mata Islam dan Negara?

- Rabu, 9 Maret 2022 | 10:36 WIB
Hukum pernikahan beda agama di mata Islam dan negara. (Pexels/melike benli)
Hukum pernikahan beda agama di mata Islam dan negara. (Pexels/melike benli)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Baru-baru ini media sosial digemparkan dengan pernikahan beda agama di Semarang.

Dari foto yang beredar, diketahui mempelai pria beragama Katolik sedang sang mempelai wanita beragama Islam.

Dalam foto juga terlihat pengantin wanita yang mengenakan hijab, melakukan pemberkatan di gereja dan didampingi oleh keluarga masing-masing.

Lantas timbul perdebatan di kalangan masyarakat bagaimana hukum pernikahan beda agama di mata Islam dan juga negara?

Baca Juga: Lima Weton yang Tepat untuk Jodoh Rabu Wage, Ini Kata Primbon Jawa

A. Pernikahan Beda Agama dalam Islam

Agama Islam secara terang-terangan melarang adanya menikah beda agama.

Hal itu tertulis jelasa dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 221 yang mengandung arti, “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik”.

Di Indonesia sendiri, MUI menjadi instansi tertinggi dalam menentukan keputusannya mengenai nikah beda agama menurut Islam.

MUI telah sepakat menyatakan dan memberikan fatwa jika pernikahan beda agama yang dilakukan dalam agama Islam haram hukumnya dan membuat akad nikah dari pernikahan tersebut tidak sah secara agama.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X