Metaverse dalam Sudut Pandang Islam menurut Ustaz Adi Hidayat

- Kamis, 13 Januari 2022 | 22:34 WIB
Metaverse dalam sudut pandang Islam menurut Ustaz Adi Hidayat. (foto: tangkapan layar akun Youtube @Adi Hidayat Official)
Metaverse dalam sudut pandang Islam menurut Ustaz Adi Hidayat. (foto: tangkapan layar akun Youtube @Adi Hidayat Official)

suaramerdeka.com - Saat ini, dunia teknologi digemparkan dengan istilah Metaverse, sebagai sebuah konsep virtual yang lebih canggih dari sebelumnya.

Metaverse merupakan bentuk dunia virtual yang di dalamnya terdapat interaksi layaknya dunia riil, yaitu pengguna juga dapat menghadirkan penggunanya betemu.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, Metaverse dalam sudut pandang Islam diibaratkan sebagai virtualisasi kehidupan dari sumber pancaran imajinatif yang didorong data-data yang riil.

Baca Juga: Mereduksi Intoleransi, Merangkul Perbedaan

“ Imajinasi didalam bahasa Arab termasuk dari diksi Al-Qur’an ada beberapa kata yang diwakilinya. umum seperti “اَمَانِيَّ “ seperti surah AL-Baqarah ayat 78 dan diantara mereka itu dikalangan ahli kitab orang-orang tidak mengetahui kecuali daya imajinasi dan prasangka-prasangka.” Ujar Ustaz Adi Hidayat pada Youtube Adi Hidayat Official.

Ustaz Adi Hidayat juga menjabarkan bahwa di Al-Qur’an proses masuknya satu informasi yang ditangkap lalu otak diteruskan kedalam jiwa akan menyisakan satu ruang yang akan memberikan peluang untuk menjadikan khayalan dan bersifat positif dan negatif.

Dia juga mengatakan untuk mengimbangi terhadap hal-hal yang jelas saja, dan fokus utama yang di riil jika ada perangkat metaverse yang sekiranya dapat mendukung kegiatan dalam beribadah lebih baik.

Baca Juga: Apa Alane Gawe Seneng Liyan

“Kita, kita punya pekerjaan saya mengajar, bangun tidur, sholat, dan sebagainya. Mengajar baca Qur’an kerjakan di dunia riil. Dengan saat yang bersamaan misalnya ada perangkat yang memudahkan metaverse untuk menjelaskan misalnya perangkat-perangkat taklim, bisa. Saya ingin mengajar tentang manasiq, ya masukan ke dunia digital supportkan datanya. Data-data yang berisi support kondisi di mekkah, padang Arafah divirtualkan tapi datanya riil. Maka kita menjelaskan disitu kita masuk disampaikan dan seterusnya.” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Sehingga dalam Islam akan melihat rangkaian perbuatan, perilaku, atau konsep-konsep terkait metaverse yang diberikan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Umrah Pascapandemi Covid-19

Jumat, 20 Mei 2022 | 11:05 WIB
X