Selektif Memilih Pengurus

- Kamis, 2 Desember 2021 | 21:09 WIB
Prof Dr Mudjahirin Thohir
Prof Dr Mudjahirin Thohir

SEMARANG, suaramerdeka.com - Amsal di jalan raya, jumlah kendaraan tidak sebanding dengan kapasitas ruang dan ruas jalan yang ada. Kendatipun begitu, dalam kondisi normal, tidak ada gesekan apalagi tabrakan.

Mengapa? Karena para pengendara paham dan sadar bahwa menyerempet atau diserempet, menabrak atau ditabrak, sama-sama ruginya.

Perjalan menuju arah tujuan terhambat bahkan gagal. Belum lagi kerugian secara ekonomi dan waktu.

Baca Juga: Komunikasi Jadi Pilar Kebahagiaan Keluarga

Yang menarik adalah mereka memiliki jenis kendaraan yang dinaiki termasuk arah yang ingin dituju berbeda-beda, tetapi dipertemukan dengan satu kebutuhan: sampai tujuan dengan selamat. Seharusnya hal demikian juga menjadi wajah keberagamaan masyarakat plural Indonesia.

Harapan seperti itu, tentu tidak lantas menjadi jaminan keselamatan di jalan raya. Masalahnya, ada saja orang-orang yang mencari keuntungan dengan cara-cara, misalnya menebar paku atau memuntahkan olie-olie di jalan, atau merasa “jumawa” lantas ugal-ugalan sehingga pengendara lain tergelincir atau semisalnya.

Fenomena kehidupan di jalan raya seperti itu, mirip dengan kehidupan keagamaan pada masyarakat kita. Keseluruhannya itu mengajarkan suatu kenyataan: konflik dan damai menurut dinamikanya sendiri.

Dengan mengamalkan agama, orang yang mestinya bertengkar justru bersahabat. Tetapi bisa pula sebaliknya, gara-gara agama yang dipeluknya berbeda, kondisi yang seharusnya damai bisa berubah menjadi ancaman dan pertikaian.

Agama dijadikan kendaraan sesuai dengn agenda-agenda yang ingin direbutnya. Agenda kekuasaan politik bahkan pendirian negara Islam misalnya. Adanya kasus “tertangkapnya” salah seorang pengurus MUI oleh densus 88, merupakan hal yang “mencoreng” kharima MUI sendiri.

Baca Juga: Bungah Sajeroning Susah, Susah Sajeroning Bungah

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pendidikan Reproduksi Sehat Terpadu

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:21 WIB

Cincing-Cincing Meksa Klebus

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:15 WIB

Hubbul Wathon Minal Iman

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:10 WIB

KH Imam Ghozali, Perintis Perguruan Al-Islam

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:01 WIB

Mereduksi Intoleransi, Merangkul Perbedaan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:53 WIB

Apa Alane Gawe Seneng Liyan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:47 WIB

Dakwah Bilhal Kiai Kholil bin Mahalli Benda

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:43 WIB

Mahram pada Perjalanan Perempuan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:36 WIB
X