Baiti Jannati, Rumahku Surgaku

- Jumat, 11 Juni 2021 | 01:31 WIB
Sekretaris MUI Jawa Tengah, Dr Ummul Baroroh MAg. (suaramerdeka.com/dok)
Sekretaris MUI Jawa Tengah, Dr Ummul Baroroh MAg. (suaramerdeka.com/dok)

 

suaramerdeka.com - Rumahku Surgaku, merupakan ungkapan pendek yang memiliki arti yang sangat luas dan mendalam. Ungkapan tersebut menggambarkan suasana rumah tangga yang damai, nyaman, menyenangkan, di mana para penghuninya hidup dengan sakinah, mawaddah wa rahmah. Itulah rumah dambaan setiap keluarga. Rumah tersebut bisa jadi secara fisik sangat sederhana.

Akan tetapi, seluruh anggota keluarga yang tinggal di dalamnya merasakan ketenangan dan kebahagiaan hidup bersama dalam hubungan yang penuh kasih sayang dan kehangatan antar sesama.    

Setiap orang yang berkeluarga tentu ingin menggapainya. Rumah sebagai tempat berteduh semua anggota keluarga dari panas dan hujan. Rumah tempat kembali berkumpul anggota keluarga dari tempat kerja, sekolah, atau aktifitas yang lain.

Semua anggota keluarga rindu pulang ke rumah yang teduh, nyaman, damai penuh keceriaan penuh kasih sayang seluruh anggotanya.

Rumah di mana semua anggotanya saling berbagi cerita, berbagi tugas, beribadah bersama, makan bersama dan hal hal lain yang amat menyenangkan dan amat sangat dirindukan saat jauh darinya.

Pertanyaannya adalah: Bagaimana mewujudkan rumahku surgaku dalam rumah tangga kita? Rasulullah SAW dengan akhlaqnya yang agung merupakan teladan untuk menggapai dambaan tersebut. Beliau memberikan teladan melalui bagaimana bersikap kepada keluarganya.

Beliau bersabda: Khairukum khairukum li nisaihim, wa ana khairukum liahlii, sebaik-baik kamu adalah yang terbaik kepada istrinya dan aku merupakan yang terbaik kepada keluargaku.

Bagaimana beliau memperlakukan istri-istrinya, putrinya, cucu-cucunya, semua dapat kita teladani dengan membaca sejarah (sirah nabawiyah). Dengan begitu kita tidak kehilangan role model dalam membangun keluarga sakinah.

Pada era milleneal ini, penggunaan teknologi canggih telah mempengaruhi hubungan antar anggota keluarga. Teknologi informasi yang kuar biasa canggih, media sosial yang membanjiri kita, apabila kita tidak pandai pandai menggunakan, memilah dan memilih, menyaring mana yang baik dam mana yang buruk, yang halal ataupun yang haram, akan dapat menjerumuskan kita dan anggota keluarga kepada kehancuran.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Amalkan Shalawat Ini, Dapatkan Syafaat di Hari Kiamat

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:12 WIB

Bau Badan dan Mulut? Ini Doanya

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:06 WIB

Dom Sumurup Ing Banyu

Jumat, 15 Oktober 2021 | 05:39 WIB

Penjalin Rotan Kiai Imam Sarang

Jumat, 15 Oktober 2021 | 05:08 WIB

Wasiat Rasulullah dan Perlindungan Sosial

Jumat, 15 Oktober 2021 | 04:45 WIB

Keharusan Moderasi Beragama

Jumat, 15 Oktober 2021 | 04:10 WIB
X