Aja Mangan Lamun Durung Luwe

- Kamis, 18 November 2021 | 19:49 WIB
Ketua MUI Jawa Tengah KH Ahmad Darodji./suaramerdeka.com/dok
Ketua MUI Jawa Tengah KH Ahmad Darodji./suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pitutur kita kemarin adalah "aja leren lamun durung sayah" yang berarti jangan berhenti beraktifitas sebelum lelah, maka pitutur kali ini adalah kelanjutannya.

"Aja mangan lamun durung luwe" artinya jangan makan sebelum lapar. Mengapa ? Karena makan adalah memberi asupan berupa energi kepada tubuh untuk dapat melangsungkan aktifitasnya.

Makan sebelum lapar bisa diartikan mengkonsumsi sesuatu sebelum dibutuhkan. Dan bila logika ini dilanjutkan bisa berarti melakukan sesuatu yang sebetulnya belum atau tidak dibutuhkan.

Baca Juga: Ormas Expo 2021: Forum Peduli Bangsa Bantu Usaha Masyarakat

Bukankah ini suatu pemubaziran? Lapar adalah sinyal bahwa tubuh sudah memerlukan asupan energi dan bila tidak dipenuhi akibatnya seseorang akan kekurangan energi, lemas dan tidak punya tenaga untuk beraktifitas.

Sebagaimana haus adalah sinyal bahwa tubuh sudah memerlukan cairan untuk diminum dan bila tidak dipenuhi bisa terjadi dehidrasi, kekurangan cairan tubuh. Nah dari kedua contoh di atas nampak adanya hukum sebab- akibat.

Hukum berkelanjutan. Makan adalah kelanjutan dari lapar dan minum adalah kelanjutan dari haus. Dari hukum sebab-akibat atau hukum berkelanjutan ini maka kehidupan tertata dan teratur.

Baca Juga: Memahami Makna Aurat

Namun lapar sebagaimana disebutkan bukan lapar yang berlebihan. Lapar berlebihan akan berakibat seseorang berlebihan pula dalam memenuhi kebutuhan makannya.

Maka banyak orang yang menderita obesitas atau kelebihan berat badan karena perilaku "balas dendam"nya itu.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Surah Al Maidah Ayat 48 dengan Latin dan Artinya

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:49 WIB

Bacaan Adzan Subuh dengan Latin dan Artinya

Senin, 3 Oktober 2022 | 12:38 WIB

Man La Yarham La Yurham : Hadits Kasih Sayang

Senin, 3 Oktober 2022 | 10:22 WIB

Lirik Sholawat Huwannur dengan Latin dan Artinya

Jumat, 30 September 2022 | 11:39 WIB

Meneladani Keluarga Nabi

Jumat, 30 September 2022 | 10:12 WIB

Pitutur: Sekti Tanpa Aji-aji

Jumat, 30 September 2022 | 09:44 WIB

Strategi “Perang” Rasulullah dalam Berbisnis

Jumat, 30 September 2022 | 08:26 WIB

Sholawat Robbahu Inna Munaya dengan Latin dan Artinya

Kamis, 29 September 2022 | 13:47 WIB

Amalkan, 5 Doa Mujarab untuk Meminta Jodoh Terbaik

Kamis, 29 September 2022 | 12:10 WIB
X