Istiqamah dan Kebahagiaan Berkeluarga

- Jumat, 4 Juni 2021 | 22:03 WIB
Prof Dr Sri Suhandjati ,Pengurus MUI Jawa Tengah /sm.dok
Prof Dr Sri Suhandjati ,Pengurus MUI Jawa Tengah /sm.dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Selama  bulan puasa,banyak perbuatan yang ditinggalkan karena bertentangan dengan tujuan berpuasa yaitu untuk mencapai kepribadian muttaqin (orang yang bertakwa kepada Allah).

Adapun ciri orang yang bertakwa adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan Nya. Diantara perintah Allah untuk  membina kebahagiaan berkeluarga adalah menjaga diri dan keluarganya dari hal hal yang menyebabkan seseorang masuk neraka.            .

Oleh karenanya suami dan isteri perlu bekerja sama agar semua anggota keluarga dapat menghindarkan diri dari larangan Allah, Antara lain dengan mematuhi perintah puasa di bulan Ramadhan yang baru saja dilalui.

Melalui puasa, Allah memberikan petunjuk dan latihan untuk bersabar ketika menghadapi kelaparan,maupun kesulitan lainnya dalam kehidupan didunia, Dengan berpuasa manusia dilatih untuk meninggalkan sifat sifat tercela yang dapat merendahkan martabatnyaa sebagai mahluk yang paling mulya, Karena manusia yang mengikuti hawa nafsunya akan jatuh dalam alam hewani yang menimbulkan kerusakan bagi diri maupun lingkungannya.

Baca Juga: Anak 15 Tahun Perankan Istri Ketiga, Sinetron Suara Hati Istri Zahra Diminta Dihentikan

Untuk mengendalikan hawa nafsunya, Allah telah memberikan tuntunan antara lain melalui puasa, Apakah puasa yang dijalankan selama bulan Ramadhan kemarin dapat mengendalikan diri dari berbagai sifat yang merusak? 

Jawabannya tentu hanya masing masing individu yang mengetahuinya. Secara umum,dampak dari pengendalian diri selama puasa dibulan Ramadhan, akan tampak setelah bulan Ramadhan antara lain semakin meningkat ketakwaannya kepada Allah dan semakin baik ahlaknya.

Diantara hal yang dapat menunjukkan keluhuran akhlak adalah mampu menahan diri dari kemarahan. Dengan demikian,seseorang akan dapat menghindarkan diri dari kejahatan yang dipicu oleh nafsu amarah yang mendorong manusia melakukan kekerasan fisik maupun psikis .

Kemarahan dapat menyebabkan kehancuran orang lain, mulai dari martabat sampai fisiknya, Demikian besar manfaatnya pendidikan pengendalian diri yang diperoleh dari puasa, maka pemeluk Islam didorong untuk istiqomah dengan menjalankan puasa dibulan Syawal dan bulan selanjutnya seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah.

Dampak dari pengendalian diri untuk tidak melakukan hal hal yang tercela atau merusak akan berpengaruh dalam kehidupan pribadi maupun keluarganya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Mendalami Alquran Melalui Grammar, Ad Darsul Awwal

Minggu, 20 Juni 2021 | 22:21 WIB

Mendalami Alquran Melalui Grammar

Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:57 WIB

Kiai Muhtadi, Ulama Ahli Pawang Udan

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:43 WIB

Edukasi Medsos Maslahah

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:36 WIB

Thenguk-Thenguk Nemu Kethuk

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:29 WIB

Tugas Pengurus MUI

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:24 WIB

Baiti Jannati, Rumahku Surgaku

Jumat, 11 Juni 2021 | 01:31 WIB

Abot Telak Karo Anak

Jumat, 11 Juni 2021 | 01:29 WIB

Maqashid Syariah Pembatalan Haji

Jumat, 11 Juni 2021 | 01:26 WIB

KH Syamsuri Brabo, Terpaksa Menggadaikan Kitab

Jumat, 4 Juni 2021 | 22:10 WIB

Istiqamah dan Kebahagiaan Berkeluarga

Jumat, 4 Juni 2021 | 22:03 WIB

Duwur Wekasane Endek Wiwitane

Jumat, 4 Juni 2021 | 21:48 WIB

Istithaah dalam Ibadah Haji

Jumat, 4 Juni 2021 | 21:41 WIB
X