Memuliakan Orang Tua Jaminan Surga

- Senin, 31 Mei 2021 | 21:09 WIB
foto;istimewa
foto;istimewa

Kalimat “Celakalah seorang hamba, jika mendapati kedua atau salah satu orang tuanya masih hidup, namun keberadaan kedua orang tuanya tidak membuatnya masuk ke dalam surga” menjelaskan sisi kemuliaan orang tua yang harus diperlakukan secara baik sepanjang hidupnya.

Sisi kemuliaan orang tua tersebut ditegaskan dengan jaminan surga bagi anak yang setia membahagiakan dan merawatnya hingga akhir hayat. 

Secara gamblang, Al Qur’an menjelaskan dua perintah yang harus berjalan seiring dan tidak bisa dipisahkan yaitu perintah menyembah Allah dan berlaku ihsan terhadap kedua orang tua serta perintah bersyukur kepada Allah dan kedua orang tua. Sebagaimana firman Allah SWT;

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak...." (QS. Al-Isra: 23)

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu." (QS Luqman:14)

Perintah berlaku ihsan dan berterimakasih kepada kedua orang tua merupakan kewajiban unlimited yaitu tanpa melihat batas usia orang tua, meski keduanya telah wafat maka perintah tersebut tetap melekat dalam diri seorang anak, tentunya dalam bentuk melanjutkan kebaikan keduanya, mendoakan, atau bershadaqah untuk keduanya. 

Dalam sebuah hadits, suatu ketika, seorang sahabat bernama Jahimah pernah datang kepada Nabi dan berkata, “Ya Rasulullah aku ingin ikut perang dan aku datang kepadamu untuk meminta saran”. Rasulullah pun bertanya, “Apakah kamu masih mempunyai ibu?” “Ya, masih,” jawabnya. Maka beliau bersabda, “Kalau begitu, temanilah ia, karena surga itu terletak di kedua kakinya.” (HR. Ahmad). 

Jadi, memuliakan orangtua dan merawatnya adalah perkara utama. Bahkan setara dengan jihad (perang) di jalan Allah. Sebaliknya, seorang Muslim yang tidak memuliakan orang tuanya, enggan merawatnya, dan enggan mendoakan kedua niscara hidupnya akan jauh dari keberkahan. Sebagaimana dalam hadits, 

Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah saw bersabda: “Apabila seseorang enggan mendoakan kedua orang tua, maka niscara rizki anak tersebut di dunia akan terputus .” HR. Ad-Dailamy 

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Mendalami Alquran Melalui Grammar, Ad Darsul Awwal

Minggu, 20 Juni 2021 | 22:21 WIB

Mendalami Alquran Melalui Grammar

Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:57 WIB

Kiai Muhtadi, Ulama Ahli Pawang Udan

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:43 WIB

Edukasi Medsos Maslahah

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:36 WIB

Thenguk-Thenguk Nemu Kethuk

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:29 WIB

Tugas Pengurus MUI

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:24 WIB

Baiti Jannati, Rumahku Surgaku

Jumat, 11 Juni 2021 | 01:31 WIB

Abot Telak Karo Anak

Jumat, 11 Juni 2021 | 01:29 WIB

Maqashid Syariah Pembatalan Haji

Jumat, 11 Juni 2021 | 01:26 WIB

KH Syamsuri Brabo, Terpaksa Menggadaikan Kitab

Jumat, 4 Juni 2021 | 22:10 WIB

Istiqamah dan Kebahagiaan Berkeluarga

Jumat, 4 Juni 2021 | 22:03 WIB

Duwur Wekasane Endek Wiwitane

Jumat, 4 Juni 2021 | 21:48 WIB

Istithaah dalam Ibadah Haji

Jumat, 4 Juni 2021 | 21:41 WIB
X