Keutamaan Shalawat Nabi Muhammad SAW

- Selasa, 1 Juni 2021 | 15:05 WIB
menara Alhusna MAJT
menara Alhusna MAJT

SEMRANG, suaramerdeka.com - Kalimat “Celakalah seorang hamba, jika namamu disebutkan dihadapannya tapi dia tidak bershalawat untukmu” menjelaskan tentang keutamaan membaca shalawat kepada Rasulullah.

Sebagai umat, kita wajib berterimakasih atas perjuangan beliau serta beretika baik dengan bershalawat ketika nama beliau disebut. Bershalawat setiap kali disebut nama Nabi Muhammad SAW tidak bisa dipandang ringan, karena disitulah kualitas mahabbah kita kepada beliau. 

Perintah bershalawat memiliki kemuliaan tersendiri dalam Al Qur’an, bahwa Allah dan para malaikat-Nya selalu bershalawat dan memerintahkan umat Islam untuk bershalawat. Ini tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 56: 

-
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab:56)

Berdasarkan ayat ini para ulama sepakat bahwa hukum bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah wajib bagi setiap orang mukmin.

Ibnu Abdil Barr sebagaimana dikutip oleh Syekh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menuturkan bahwa para ulama telah sepakat bahwa bershalawat kepada Nabi SAW adalah wajib bagi setiap orang mukmin berdasarkan ayat ini. 

Bershalawat adalah ungkapan cinta, pengakuan terhadap hasil perjuangan, dan harapan syafaat beliau di hari akhir kelak. Bershalawat dapat dilakukan tanpa terikat waktu dan tempat, bahkan saat bersantaipun dapat bershalawat. 

Dalam kitab Al Fawaid Al Mukhtaroh, Syaikh Abdul Wahhab Asy Sya’roni meriwayatkan bahwa Abul Mawahib Asy Syadzily berkata: Aku pernah bermimpi bertemu Baginda Nabi Muhammad SAW, aku bertanya “Ada hadis yang menjelaskan sepuluh rahmat Allah diberikan bagi orang yang berkenan membaca shalawat, apakah dengan syarat saat membaca harus dengan hati hadir dan memahami artinya?”

Kemudian Nabi menjawab “Tidak demikian, ganjaran itu diberikan bagi siapa saja yang bershalawat kepadaku meski hatinya lalai.” 

Berdasarkan beberapa hadis, setidaknya ada empat keburukan yang ditimpakan pada orang yang tidak bershalawat ketika mendengar nama Nabi Muhammad SAW disebut:

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Mendalami Alquran Melalui Grammar, Ad Darsul Awwal

Minggu, 20 Juni 2021 | 22:21 WIB

Mendalami Alquran Melalui Grammar

Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:57 WIB

Kiai Muhtadi, Ulama Ahli Pawang Udan

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:43 WIB

Edukasi Medsos Maslahah

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:36 WIB

Thenguk-Thenguk Nemu Kethuk

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:29 WIB

Tugas Pengurus MUI

Jumat, 18 Juni 2021 | 02:24 WIB

Baiti Jannati, Rumahku Surgaku

Jumat, 11 Juni 2021 | 01:31 WIB

Abot Telak Karo Anak

Jumat, 11 Juni 2021 | 01:29 WIB

Maqashid Syariah Pembatalan Haji

Jumat, 11 Juni 2021 | 01:26 WIB

KH Syamsuri Brabo, Terpaksa Menggadaikan Kitab

Jumat, 4 Juni 2021 | 22:10 WIB

Istiqamah dan Kebahagiaan Berkeluarga

Jumat, 4 Juni 2021 | 22:03 WIB

Duwur Wekasane Endek Wiwitane

Jumat, 4 Juni 2021 | 21:48 WIB

Istithaah dalam Ibadah Haji

Jumat, 4 Juni 2021 | 21:41 WIB
X