Sarana Cuci Tangan di Alun-alun Rembang Tanpa Sabun

Maya
- Senin, 19 April 2021 | 16:15 WIB
 TANPA SABUN CUCI : Lima tempat cuci tangan yang ditempatkan di kawasan Alun-alun Rembang sudah beberapa hari belakangan tanpa dilengkapi sabun untuk mencuci tangan. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
TANPA SABUN CUCI : Lima tempat cuci tangan yang ditempatkan di kawasan Alun-alun Rembang sudah beberapa hari belakangan tanpa dilengkapi sabun untuk mencuci tangan. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Pemkab Rembang dianggap bersikap teledor dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya. Pasalnya, informasi warga sudah setidaknya 5 hari belakangan seluruh bak cuci tangan yang ditempatkan di kawasan alun-alun tanpa dilengkapi sabun.

Pantauan Suara Merdeka, Senin (19/4), lima bak yang dipasang di alun-alun hanya tersedia air. Ada botol bekas air mineral yang sebelumnya digunakan sebagai isi sabun, namun kondisinya kosong.

Seorang warga yang bekerja di kawasan alun-alun,Agus Supriyadi mengungkapkan, warga yang beraktivitas di alun-alun hanya mencuci tangan pakai air. Hal itu menurutnya tidak sesuai dengan slogan pemerintah yang mengharuskan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

Baca Juga: Robot Akan Panggil Warga untuk Cuci Tangan

Menurut Agus, kondisi bak cuci tangan di alun-alun berbeda dengan bak di depan masjid yang selalu dilengkapi dengan sabun. “Ada 5 bak air, dan sudah sekitar 5 hari ini semua sarana itu tidak ada sabun untuk mencuci tangan. Sebelum ini malah air jarang terisi. Namuan, setelah ada tokoh yang melaporkan kepada pejabat terkait, setiap 2 hari sekali bak diisi air,” terang Agus.

Baca Juga: Dua Taman Dapat Bantuan Fasilitas Wastafel Cuci Tangan

Mantan anggota DPRD Rembang, Joko Suprihadi menilai, Pemkab teledor dan bisa jadi kurang serius dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Seharusnya tempat publik harus dilengkapi dengan sarana pencegahan Covid-19 memadai, termasuk air dan sabun cuci tangan.

“Kasus ini menunjukkan keteledoran Pemkab dalam mencegah penyebaran Covid-19. Covid belum hilang, seharusnya pencegahan harus dimaksimalkan. Jangan ada kesan penanganan Covid-19 hanya sekadar di mulut saja,” ungkapknya.

Baca Juga: Dikritik Gus Mus Soal Bendera Merah Putih, Pemkab Rembang Akui Tidak Fokus

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

Tugas Istri Bernilai Dunia Akhirat

Jumat, 27 Januari 2023 | 06:35 WIB

Pitutur: Gemi, Mastiti dan Ngati-ati

Jumat, 27 Januari 2023 | 06:11 WIB

KH Agus Salim Pembelajar yang Bersahaja

Jumat, 27 Januari 2023 | 06:04 WIB

Aspal Plastik dan Fungsi Kekhalifahan

Jumat, 27 Januari 2023 | 05:48 WIB
X