Wali Kota Resmikan Pondok Pesantren Nurul Islam

- Jumat, 5 November 2021 | 23:25 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi foto bersama dengan Ketua Yayasan  Nurul Islam KH Ahmad Darodji dan para santri Tahfidzul Qur'an di kompleks Masjid Jami’ Nurul Islam Jl Siliwangi Krapyak Semarang, kemarin. (SM/Agus Fathuddin)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi foto bersama dengan Ketua Yayasan  Nurul Islam KH Ahmad Darodji dan para santri Tahfidzul Qur'an di kompleks Masjid Jami’ Nurul Islam Jl Siliwangi Krapyak Semarang, kemarin. (SM/Agus Fathuddin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan penggunaan asrama Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (penghafal Quran) Nurul Islam, kemarin.

Ketua Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) dan pengasuh pondok pesantren Drs H Masrokhan Sulaiman MPA menjelaskan, pondok pesantren Tahfizdul Qur'an Nurul Islam menyatu satu kompleks dengan Masjid Jami’ Nurul Islam Jalan Siliwangi 570 Semarang, sebelah barat pintu tol Krapyak Semarang.

‘’Asrama atau gothakan pondok berdiri di atas tanah seluas 850 M2 untuk tahun ajaran  baru menampung 15 santri jenjang SD sampai SMP. Semuanya full beasiswa alias bebas biaya,’’ kata Masrokhan.

Baca Juga: Jenderal Andika Perkasa, Komisi I DPR Nyatakan Verifikasi Dokumen Calon Panglima TNI Sudah Lengkap

Para santri mengikuti aktivitas sekolah formal di pagi hari dan mengikuti kelas Madrasah Diniyah di siang dan sore hari. Sedang malam hari dipakai untuk murajaah menghafal Al-Quran.

‘’Pembelajaran hafalan Quran, taskhih alumni Ponpes KH Arwani Kudus. Yang mengajar Al-Quran tiap hari yaitu KH Chumaidi Thoha Alhafidz, KH Hamzah Asnawi Alhafidz, Gus Ulum Ahmad Alhafidz dan H Muslih HS,’’ kata santri alumni Pondok Pesantren Futuhiyyah, Suburan, Mranggen Demak itu.

Upacara peresmian asrama ditandai pengguntingan pita oleh Wali Kota Hendrar Prihadi dan Ketua Yayasan Nurul Islam KH Ahmad Darodji.

Baca Juga: Dikabari Dapat Hadiah Mobil, Nasabah BRI Lapor Babinsa
 
Wali Kota Hendrar Prihadi mengatakan, pondok pesantren Tahfidzul Quran Nurul Islam terletak di lokasi yang startegis di tengah kota.

‘’Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang tidak ditemui di tempat lain. Melalui bimbingan dan asuhan para kiai dan alim ulama, lembaga ini akan mencetak santri generasi masa depan yang berakhlakul karimah dengan latar belakang kemampuan Al-Quran,’’ kata Hendi.

Wali Kota merasa bangga diresmikannya asrama pondok pesantren Tahfidzul Quran Nurul Islam, semakin menambah jumlah pesantren di Kota Semarang.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Bencana Alam

Jumat, 2 Desember 2022 | 13:47 WIB

Pitutur: Adoh Tanpa Wangenan Cedak Tanpa Senggolan

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:19 WIB

Kiai Mukhlis Lesmana, Karya Tulisnya Tak Terpublikasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB

Passive Income

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:52 WIB

Ini Pesan Habib Jafar Al Hadar untuk Generasi Muda

Senin, 28 November 2022 | 22:58 WIB
X