Habib Umar Al Muthohar : Bersalawat untuk Keberkahan Hidup

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:52 WIB
SAMPAIKAN TAUSIYAH : pimpinan Majelis Taklim Al Madina Gunungpati, Semarang, Habib Umar Al Muthohar menyampaikan tausiyah saat peringatan Maulidurrosul di MAJT, Jalan Gajah Raya Semarang. (Foto dokumentasi)
SAMPAIKAN TAUSIYAH : pimpinan Majelis Taklim Al Madina Gunungpati, Semarang, Habib Umar Al Muthohar menyampaikan tausiyah saat peringatan Maulidurrosul di MAJT, Jalan Gajah Raya Semarang. (Foto dokumentasi)


SEMARANG, suaramerdeka.com – Sudah jamak diketahui bahwa bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW memilki banyak keutamaan, salah satunya ikhtiar mendapatkan keberkahan hidup.

Setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Saking utamanya bersalawat, Allah memerintahkan langsung melalui firmannya.

Di dalam salah satu ayat Alquran, Allah beserta malaikatnya bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

"Rajinlah bersalawat, curahkan hati dan pikiran agar selalu ingat dan cinta Rasulullah. Insyaallah Anda akan mendapat keberkahan dan kebaikan dalam kehidupan," tutur pimpinan Majelis Taklim Al Madina Gunungpati, Semarang, Habib Umar Al Muthohar saat peringatan Maulidurrosul di MAJT, Jalan Gajah Raya Semarang, Selasa 19 Oktober 2021.

Baca Juga: Peziarah Makam Sapuro Pekalongan Diminta Tetap Patuhi Prokes

Habib Umar menuturkan, bila umat Islam mengaku mencintai Nabi Muhammad SAW, maka konsekuensinya harus mencintai pula apa yang melekat pada diri Rasulullah.

Mulai cinta pada kota kelahiranya, kepada kota di mana beliau wafat, kepada keluarganya, sahabatnya, hingga kepada ulama-ulama yang meneruskan perjuangan dan ajaranya.

Habib Umar mengajak jamaah agar meneladani ahlak Rasulullah. Apa-apa yang menjadi kebiasaan Rasulullah agar diikuti, mulai dari ibadahnya, hubungan dengan sesama manusia dan lain sebagainya.

Baca Juga: Kominfo Ajak Warganet Gunakan Bahasa Positif di Dunia Digital

"Kalau Anda ingin selamat dunia akhirat. Jadikan Rasulullah sebagai kiblat kehidupan," tegasnya.

Sekretaris PP MAJT, KH Muhyidin menyampaikan, selama 12 hari di bulan Rabiul Awal, MAJT ini melaksanakan kegiatan pembacaan maulid tiap habis Ashar.

Adapun khataman maulid digelar pada tanggal 12 Rabiul Awal setelah salat Subuh.

"MAJT sudah dari dulu selalu menggelar khotmil maulid setelah salat Subuh. Ini sudah menjadi tradisi sesuai arahan Habib Umar, sehingga beliau juga tidak pernah absen mengisi khataman maulid di MAJT," katanya.

Baca Juga: Refleksi Hari Santri Nasional, Gus Muhaimin: Pesantren Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Indonesia

Kiai Muhyiddin menyampaikan terima kasih kepada Habib Umar Al Muthohar yang telah berkenan menyampaikan tausyiah di acara khotmil maulid di MAJT.

Kegiatan haflah maulidurrosul dengan menerapkan protokol kesehatan itu berjalan khidmat. Sebelum tausyiah, terlebih dahulu ada pembacaan maulid simthudduror yang dipimpin Habib Muhammad Al Muthohar.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pendidikan Reproduksi Sehat Terpadu

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:21 WIB

Cincing-Cincing Meksa Klebus

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:15 WIB

Hubbul Wathon Minal Iman

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:10 WIB

KH Imam Ghozali, Perintis Perguruan Al-Islam

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:01 WIB

Mereduksi Intoleransi, Merangkul Perbedaan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:53 WIB

Apa Alane Gawe Seneng Liyan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:47 WIB

Dakwah Bilhal Kiai Kholil bin Mahalli Benda

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:43 WIB

Mahram pada Perjalanan Perempuan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:36 WIB
X