Mengenal Bani Fathimiyah, Daulah Pertama yang Merayakan Maulid Nabi

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:13 WIB
Ilustrasi Maulid Nabi Muhammad SAW, waktu dan tata cara merayakannya  ((Pixabay/@abdullah_shakoor))
Ilustrasi Maulid Nabi Muhammad SAW, waktu dan tata cara merayakannya ((Pixabay/@abdullah_shakoor))


SUARAMERDEKA.COM – Para ahli sejarah menyebutkan bahwa kelompok yang pertama kali mengadakan Maulid adalah kelompok Bathiniyah.

Kelompok itu menamakan diri mereka sebagai Bani Fathimiyah dan mengaku sebagai keturunan ahli Bait atau keturunan Rasulullah SAW.

Kelompok Bathiniyah memiliki enam peringatan Maulid, seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Maulid Ali bin Abi Thalib, Maulid Fathimah, Maulid Hasan, Maulid Husain dan Maulid penguasa mereka.

Baca Juga: WSBK Mandalika, Airlangga : Berikan Eksposur Luar Biasa Terhadap Pariwisata Dalam Negeri

Peringatan Maulid ini belum pernah ada di jaman Nabi Muhammad SAW.

Pada hakikatnya, tujuan utama daulah ini melaksanakan Maulid Nabi SAW adalah dalam rangka menyebarkan aqidah dan kesesatan mereka.

Mereka mengambil simpati kaum muslimin dengan kedok cinta ahli Bait Rasulullah SAW.

Bani Fathiniyah berkuasa di Benua Afrika lebih dari dua abad sejak keberhasilan mereka dalam meruntuhkan Bani Rustum pada 297 H.

Daulah mereka kemudian runtuh ditangan daulah Salahuddin Al-Ayyubi pada 564 H.

Baca Juga: Makanan Ala Drama Korea di Resto Ini Harganya Nggak Bikin Menguras Kantong, Yuk Intip!

Bani Fathiniyah melakukan kekacauan di tanah haram.

Mereka melakukan pembantaian terhadap para jamaah haji, merobek-robek kain penutup pintu Ka'bah, dan merampas hajar aswad serta menyimpannya di daerahnya selama 22 tahun.

Abu Ubaid atau Ubaidillah bin Maimun merupakan orang yang pertama kali memimpin Bani Fathimiyah.

Ia berasal dari Iraq dan mengaku sebagai keturunan ahli Bait Ismail bin Ja’far Ash-Shadiq.

Baca Juga: Pinjol Ilegal Marak, DPR Edukasi Door to Door soal Literasi Keuangan ke Masyarakat

Namun, kaum muslimin di daerah Maghrib tak membenarkan pengakuan tersebut karena Abu Ubaid merupakan keturunan Sa’id bin Ahmad Al-Qoddah.

Meskipun begitu, tak sedikit warga Afrika yang mempercayainya dan menjadikannya sebagai pemimpin.

 

(Mg10)***

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Doa Nabi Adam AS, Memohon Ampunan kepada Allah SWT

Sabtu, 4 Desember 2021 | 19:06 WIB

Selektif Memilih Pengurus

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:09 WIB

Komunikasi Jadi Pilar Kebahagiaan Keluarga

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:01 WIB

Bungah Sajeroning Susah, Susah Sajeroning Bungah

Kamis, 2 Desember 2021 | 20:54 WIB

Ini Keutamaan Membaca Tasbih dan Tahmid

Kamis, 2 Desember 2021 | 07:08 WIB

Ini Manfaat Dahsyat dari Membaca Doa Sebelum Tidur

Senin, 29 November 2021 | 17:04 WIB
X