Kaduk Wani Kurang Duga

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 01:16 WIB
Ketua MUI Jawa Tengah KH Ahmad Darodji./suaramerdeka.com/dok
Ketua MUI Jawa Tengah KH Ahmad Darodji./suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kaduk artinya kelebihan, terlalu. Sebagian orang lebih suka menggunakan kata keladuk sehingga kalimatnya menjadi keladuk wani kurang duga, dengan arti yang sama.

Wani artinya berani. Duga artinya perhitungan. Jadi makna kaduk wani kurang duga adalah terlalu berani kurang perhitungan.

Ada yang menyamakan kaduk wani kurang dega dengan "hantam dulu urusan belakang" meskipun pada keduanya sebenarnya ada perbedaan. Hantam dulu urusan belakang, mungkin dilakukan dengan perhitungan.

Persamaannya adalah sama-sama tidak peduli terhadap kerugian dan penderitaan orang yang menjadi korban. Pitutur ini mengajari kita bahwa perilaku demikian adalah perilaku yang tidak terpuji, maka hendaknya tidak dilakukan.

Baca Juga: Perempuan dan Pemberantasan Korupsi

Orang jangan hanya mengandalkan kekuatan yang ada padanya. Pikiran begini akan membuatnya terlalu percaya diri.

Dengan bekal keberanian dan pengetahuan terbatas yang dimiliki orang nekat menempuh resiko yang mungkin menghadang. Dia lebih mendahulukan emosi atau kemarahannya daripada pertimbangan nalarnya.

Kita saksikan terjadinya pertengkaran atau adu mulut dan berujung pada perkelahian hanya disebabkan oleh perkara sepele yaitu ketika dia naik sepeda motor ada sepeda motor lain yang mendahuluinya.

Ada anak yang tega membunuh ayahnya gara-gara tidak dibelikan sepeda motor, padahal ayahnya memang belum punya uang untuk itu. Ada orang yang menunggak membayar hutang berkelahi dengan orang dianggapnya menyindir ketika orang lain itu menjelaskan bahayanya hutang pada "bank thithil".

Dan banyak lagi contoh yang dapat dikemukakan untuk menjelaskan betapa kini banyak perilaku "kaduk wani kurang duga" yang menjadi tema kali ini.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Kekudhung Walulang Macan

Jumat, 21 Januari 2022 | 03:17 WIB

Penyakit Umat Beragama

Jumat, 21 Januari 2022 | 03:13 WIB

Pendidikan Reproduksi Sehat Terpadu

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:21 WIB

Cincing-Cincing Meksa Klebus

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:15 WIB

Hubbul Wathon Minal Iman

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:10 WIB

KH Imam Ghozali, Perintis Perguruan Al-Islam

Jumat, 14 Januari 2022 | 04:01 WIB

Mereduksi Intoleransi, Merangkul Perbedaan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:53 WIB

Apa Alane Gawe Seneng Liyan

Jumat, 7 Januari 2022 | 04:47 WIB
X