Perempuan dan Pemberantasan Korupsi

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 01:13 WIB
Dr Hj Arikhah, Pengurus MUI Provinsi Jateng. (suaramerdeka.com/dok)
Dr Hj Arikhah, Pengurus MUI Provinsi Jateng. (suaramerdeka.com/dok)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sampai saat ini, korupsi selalu menjadi berita utama di berbagai media.

Para pelaku tindak pidana korupsi diperbincangkan banyak kalangan. tidak henti-hentinya media mengupas tuntas fenomena tersebut dari berbagai perspektif.

Pada aspek pelaku terpotret cukup beragam, mulai dari masyarakat kecil, sampai pejabat di berbagai level pemerintahan, termasuk eksekutif, legislatif, yudikatif bahkan aparat keamanan baik TNI atau Polri.

Suatu kenyataan kelam, pahit, memilukan dan memalukan yang membahayakan keutuhan bangsa ini.

 Baca Juga: Anggota Komcad Sajikan Atraksi Tenaga Dalam dan Makan Beling

Secara umum, korupsi merupakan tindak penyelewengan, yang sangat buruk dan merugikan. Menurut UU. No. 20 tahun 2001, tindak pidana ini dapat dikelompokkan menjadi:

1. Kerugian keuangan negara; 2. Suap-menyuap; 3. Penggelapan dalam jabatan; 4. Pemerasan; 5. Perbuatan curang; 6. Benturan kepentingan dalam pengadaan; 7. Gratifikasi.

Bahkan diperjelas lagi jenisnya: 1. Merintangi proses pemeriksaan perkara korupsi; 2. Tidak memberi keterangan atau memberi keterangan yang tidak benar;

3 Bank yang tidak memberikan keterangan rekening tersangka; 4. Saksi atau ahli yang tidak memberi keterangan atau memberi keterangan palsu;

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Rasulullah Sang Pejuang HAM Dan Kesetaraan

Jumat, 7 Oktober 2022 | 12:36 WIB

Pitutur: Witing Trisno Jalaran Saka Kulina

Jumat, 7 Oktober 2022 | 11:33 WIB

Kiai Mansur Pejuang Islam di Wonosobo

Jumat, 7 Oktober 2022 | 11:22 WIB

Pesantren Birrul Walidain

Jumat, 7 Oktober 2022 | 11:11 WIB

Surat Al Maidah Ayat 5 dengan Latin dan Artinya

Kamis, 6 Oktober 2022 | 12:12 WIB

Grup Rebana di Jateng Ramaikan Najwa Fest 2022

Rabu, 5 Oktober 2022 | 20:09 WIB
X